Bensin Langka Picu Bentrok Antar-Komunitas Agama di Lebanon
Selasa, 31 Agustus 2021 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
Namun, penduduk desa Ankoun memblokir jalan dan membakar pohon. Hal itu membuat pasukan militer Lebanon dikerahkan.
Situasi mulai tenang pada hari Senin (30/8/2021).
Gerakan Amal Syiah, yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Nabih Berri, mengutuk kekerasan sektarian tersebut. "Itu tidak ada hubungannya dalam bentuk apa pun dengan apa yang terjadi di Maghdouche," katanya di media sosial, yang menyangkal keterlibatanya.
Baca juga: Cerita Pilu TKI di Arab Saudi, Kerja 14 Tahun Hanya Digaji Rp36,5 Juta
Krisis keuangan telah membuat mata uang negara itu jatuh lebih dari 90 persen dalam dua tahun dan memaksa lebih dari setengah populasi jatuh miskin. Krisis itu memasuki fase baru bulan ini karena kekurangan bahan bakar membuat sebagian besar aktivitas publik Lebanon terhenti.
Situasi mulai tenang pada hari Senin (30/8/2021).
Gerakan Amal Syiah, yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Nabih Berri, mengutuk kekerasan sektarian tersebut. "Itu tidak ada hubungannya dalam bentuk apa pun dengan apa yang terjadi di Maghdouche," katanya di media sosial, yang menyangkal keterlibatanya.
Baca juga: Cerita Pilu TKI di Arab Saudi, Kerja 14 Tahun Hanya Digaji Rp36,5 Juta
Krisis keuangan telah membuat mata uang negara itu jatuh lebih dari 90 persen dalam dua tahun dan memaksa lebih dari setengah populasi jatuh miskin. Krisis itu memasuki fase baru bulan ini karena kekurangan bahan bakar membuat sebagian besar aktivitas publik Lebanon terhenti.
Lihat Juga :