Kontak dengan Pasien Covid-19, PM Baru Malaysia Lakukan Karantina Mandiri

Senin, 30 Agustus 2021 - 23:23 WIB
loading...
Kontak dengan Pasien...
Perdana Menteri baru Malaysia, Ismail Sabri Yaakob harus melakukan karantina mandiri setelah dia dinyatakan sebagai kontak dekat dengan pasien Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri baru Malaysia , Ismail Sabri Yaakob harus melakukan karantina mandiri setelah dia dinyatakan sebagai kontak dekat dengan pasien Covid-19. Hal ini, membuat Ismail Sabri tidak menghadari pelantikan kabinet barunya.

Ismail Sabri diketahui melakukan kontak dengan Wakil Menteri Pendidikan Malaysia, Mohamad Alamin, yang dinyatakan terinfeksi Covid-19, kemarin.

“Perdana Menteri tidak akan menghadiri penyerahan surat pengangkatan dan upacara pelantikan para menteri federal dan wakil menteri di hadapan Raja Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Syah,” kata kantor Perdana Menteri Malaysia dalam sebuah pernyataan.

Kantor Perdana Menteri Malaysia menuturkan, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (30/8/2021), Ismail Sabri akan berpartisipasi dalam perayaan hari nasional di Putrajaya pada hari Selasa secara virtual.

Terkait dengan kabinet baru Malaysia, kabinet baru Malaysia pimpinan Ismail Sabri berisikan 31 menteri dan 38 wakil menteri. Baca juga: Terpilih Jadi PM Malaysia, Ismail Sabri Harapan Baru Bagi Investor

Anggota dari kabinet Ismail Sabri sebagian besar hampir sama dengan pemerintahan sebelumnya di bawah Muhyiddin Yassin dari Bersatu, yang mengundurkan diri setelah kehilangan dukungan mayoritas menyusul penarikan dukungan dari sejumlah anggota parlemen UMNO.

Ada empat menteri senior pengganti wakil perdana menteri, yaitu Mohamed Azmin Ali dari Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu), Hishammuddin Hussein dari United Malays National Organization (UMNO), Senator Mohd Radzi Md Jidin dari Bersatu serta Fadillah Yusof dari Gabungan Parti Sarawak (GPS).

Azmin akan tetap memegang posisi Menteri Industri dan Perdagangan Internasional. Mohd Radzi dan Fadillah juga akan tetap pada posisi lamanya.

Sementara itu, Hishammuddin, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Malaysia, kali ini didapuk sebagai Menteri Pertahanan Negeri Jiran itu.

Dalam pengumuman Kabinetnya, Ismail Sabri menekankan budaya kerja berkinerja tinggi di antara kementerian. Baca juga: Transportasi Online 'airasia ride' Hadir di Malaysia, Pengamat: Bisa Jadi Akan Masuk Indonesia

“Setiap kementerian perlu membuat perencanaan jangka pendek dan jangka panjang serta mencapai target. Untuk itu, setiap kementerian perlu membuktikan pencapaian awalnya dalam 100 hari pertama,” ujarnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Bill Gates: Ada Ancaman...
Bill Gates: Ada Ancaman Pandemi Baru Pasca Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved