Erdogan Bersiap Akui Taliban sebagai Pemerintah Sah Afghanistan

Senin, 30 Agustus 2021 - 09:56 WIB
loading...
Erdogan Bersiap Akui...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Pemerintah Erdogan bersiap akui Taliban sebagai pemerintah sah Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan yang berkuasa di Turki bersiap untuk mengakui Taliban sebagai pemerintah sah Afghanistan. Jika terjadi, maka Turki menjadi negara NATO pertama yang mengakui kelompok itu sebagai pemerintah di Kabul.

Pengakuan yang dipersiapkan bukan cuma-cuma, karena Ankara menuntut imbalan berupa pengoperasian Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul setelah ditinggalkan Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Haramkan Musik, Taliban Bunuh Penyanyi Folk Afghanistan Fawad Andarabi

Rencananya, Turki akan mengoperasikan bandara itu dengan Qatar.

Pengakuan pemerintah Taliban yang sedang disiapkan pemerintah Erdogan diungkap dua sumber yang mengetahui negosiasi tersebut. Keduanya mengungkapkannya kepada jurnalis Turki yang bekerja untuk Middle East Eye (MEE), kemarin.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tetap pada rencananya untuk menyelesaikan penarikan tentara Amerika pada 31 Agustus, mengakhiri perang 20 tahun. Proses itu diwarnai evakuasi yang kacau dengan kematian hampir 200 orang termasuk 13 tentara Amerika akibat serangan bom bunuh diri di gerbang bandara Kabul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
AS Marah, Putin Akui...
AS Marah, Putin Akui 2 Wilayah Ukraina sebagai Negara Merdeka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved