Intelijen AS: COVID-19 Bukan Senjata Biologis

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 12:03 WIB
loading...
Intelijen AS: COVID-19...
Intelijen AS menyebu COVID-19 tidak dikembangkan sebagai senjata biologis. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Komunitas intelijen (IC) Amerika Serikat (AS) menayatakan virus Corona baru yang menyebabkan COVID-19 tidak dikembangkan sebagai senjata biologis . Hal itu tertuang dalam laporan hasil penyelidikan IC selama 90 hari, sesuai yang diperintahkan Presiden Joe Biden .

“IC menilai bahwa SARS-CoV-2 , virus penyebab COVID-19, kemungkinan muncul dan menginfeksi manusia melalui paparan skala kecil awal yang terjadi paling lambat November 2019 dengan klaster kasus COVID-19 pertama yang diketahui muncul di Wuhan , China pada Desember 2019," demikian ringkasan penilaian IC tentang asal-usul virus yang dirilis Kantor Direktur Intelijen Nasional AS seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (28/8/2021).

Memperhatikan bahwa semua lembaga menilai dua hipotesis yang masuk akal - paparan alami terhadap hewan yang terinfeksi dan insiden terkait laboratorium - laporan itu menekankan bahwa IC tetap terbelah terkait kemungkinan asal dari virus yang telah memakan 4,5 juta jiwa itu.

"Empat elemen IC dan Dewan Intelijen Nasional menilai dengan keyakinan rendah bahwa infeksi awal SARS-CoV-2 kemungkinan besar disebabkan oleh paparan alami pada hewan yang terinfeksi atau virus nenek moyang dekat-virus yang mungkin lebih dari 99 persen mirip dengan SARS-CoV-2," katanya, menambahkan bahwa analis memberi bobot pada kurangnya pengetahuan sebelumnya dari pejabat China, banyak vektor untuk paparan alami dan faktor lainnya.

Di sisi lain, satu elemen IC menilai "dengan keyakinan sedang" bahwa infeksi manusia pertama SARS-CoV-2 "kemungkinan besar" adalah hasil dari insiden terkait laboratorium, mungkin melibatkan eksperimen, penanganan hewan, atau pengambilan sampel oleh Institut Virologi Wuhan.

"Analis-analis ini memberi bobot pada sifat pekerjaan yang berisiko secara inheren pada virus corona," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Berita Terkini
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved