Balas Dendam, AS Gempur ISIS-K di Afghanistan
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
Selain 13 tentara yang tewas, 18 anggota militer AS yang terluka diterbangkan ke Jerman.
Ada sekitar 5.000 tentara AS di bandara Kabul, membantu mengevakuasi warga Amerika, warga Afghanistan yang berisiko, dan warga negara lain sebelum batas waktu yang ditetapkan Biden jatuh pada Selasa mendatang.
Serangan pada Kamis kemarin menandai korban militer AS pertama di Afghanistan sejak Februari 2020 dan merupakan insiden paling mematikan bagi pasukan Amerika di sana dalam satu dekade.
Presiden Joe Biden bersumpah bahwa Amerika Serikat akan memburu mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu, dengan mengatakan dia telah memerintahkan Pentagon untuk membuat rencana untuk menyerang para pelaku.
"Kami tidak akan memaafkan, kami tidak akan melupakan. Kami akan memburu Anda dan membuat Anda membayar," kata Biden dalam pidatonya di Gedung Putih.
Ada sekitar 5.000 tentara AS di bandara Kabul, membantu mengevakuasi warga Amerika, warga Afghanistan yang berisiko, dan warga negara lain sebelum batas waktu yang ditetapkan Biden jatuh pada Selasa mendatang.
Serangan pada Kamis kemarin menandai korban militer AS pertama di Afghanistan sejak Februari 2020 dan merupakan insiden paling mematikan bagi pasukan Amerika di sana dalam satu dekade.
Presiden Joe Biden bersumpah bahwa Amerika Serikat akan memburu mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu, dengan mengatakan dia telah memerintahkan Pentagon untuk membuat rencana untuk menyerang para pelaku.
"Kami tidak akan memaafkan, kami tidak akan melupakan. Kami akan memburu Anda dan membuat Anda membayar," kata Biden dalam pidatonya di Gedung Putih.
Lihat Juga :