Politisi Komunis Rusia Serukan Partai Berkuasa Pro Putin Disamakan dengan ISIS

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 00:06 WIB
loading...
Politisi Komunis Rusia...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Seorang politisi komunis Rusia menyerukan agar partai berkuasa pendukung Putin disamakan dengan organisasi teroris seperti ISIS. Foto/REUTERS/File Photo
A A A
MOSKOW - Seorang politisi komunis Rusia menyerukan agar partai berkuasa di negara itu disamakan dengan organisasi teroris terlarang lainnya seperti ISIS, al-Qaeda, dan Taliban. Partai berkuasa, United Russia atau Rusia Bersatu, merupakan partai pendukung
Presiden Vladimir Putin .

Bair Tsyrenov menyerukan hal itu selama debat di stasiun televisi nasional. Dia mengeklaim partai berkuasa telah meninggalkan kehancuran yang sama banyaknya dengan organisasi teroris seperti ISIS, al-Qaeda, dan Taliban.

Baca juga: Tegang dengan Barat, Putin Perintahkan Pembangunan 6 Kapal Perang Baru

Tsyrenov mengecam Rusia Bersatu atas rekor mereka yang bertanggung jawab atas negara dan wilayahnya. Tsyrenov adalah anggota pemerintah lokal Buryatia, wilayah yang berjarak lebih dari 4.000 km sebelah timur Moskow, dan merupakan kandidat anggota parlemen federal dari Partai Komunis Federasi Rusia (PKFR) untuk pemilu mendatang.

Didirikan pada tahun 2001, Rusia Bersatu memegang mayoritas kursi di kedua badan parlemen negara itu, serta memiliki mayoritas gubernur di seluruh negeri.

Meskipun Presiden Vladimir Putin bukan anggota, partai itu mendukung kepemimpinannya dan anggota parlemennya setia kepadanya. Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas partai tersebut telah berkurang, sementara popularitas pribadi Putin tetap tinggi.

“Rusia Bersatu telah memberi kami reformasi pensiun. Lebih dari separuh pria kami tidakhidup sampai usia pensiun,” kata Tsyrenov, seperti dikutip Russia Today, Jumat (27/8/2021).

“Republik Buryatia memiliki tingkat kematian tertinggi di Rusia selama pandemi. Saya ingin bertanya kepada kepala Rusia Bersatu [Buryatia], Alexey Tsydenov: 'Bagaimana Anda membawa republik dan sistem perawatan kesehatan ke negara miskin ini?'”

“Rusia Bersatu harus dilarang di negara ini sebagai ekstremis, sama seperti organisasi terlarang ISIS, karena Rusia Bersatu meninggalkan banyak kehancuran seperti organisasi teroris terlarang lainnya,” katanya.

Baca juga: Penarikan Pasukan AS Timbulkan Masalah bagi Rusia

Seperti yang terjadi, daftar organisasi ekstremis Rusia terutama mencakup kelompok teroris Islamis dan gerakan Nazi sayap kanan. Setelah dimasukkan dalam daftar, kelompok-kelompok ini dilarang melakukan kegiatan apa pun di dalam negeri.

Tsyrenov mencalonkan diri sebagai anggota parlemen negara itu dalam pemilu mendatang, yang akan diadakan bulan depan, di mana dia akan berhadapan dengan Vyacheslav Damdintsurunov, menteri olahraga kawasan itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Pelatih Portugal Kesal...
Pelatih Portugal Kesal Ronaldo Diminta Diistirahatkan: Itu Kekanak-kanakan!
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved