Ledakan Bom Guncang Bandara Kabul, Taliban Sebut 13 Orang Tewas
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 01:20 WIB
loading...
A
A
A
Seorang juru bicara Pentagon mengonfirmasi sebuah ledakan bom terjadi di dekat pintu masuk Gerbang Abbey ke bandara telah menyebabkan jumlah korban yang tidak diketahui.
Seorang diplomat Barat di Kabul sebelumnya mengatakan daerah di luar gerbang bandara "sangat ramai" lagi meskipun ada peringatan tentang potensi serangan.
Banyak pejabat AS mengatakan ledakan itu tampaknya merupakan serangan bunuh diri dan seorang saksi di Kabul melihat banyak pria, wanita dan anak-anak yang terluka menunggu perawatan di luar rumah sakit.
Negara-negara Barat telah memperingatkan adanya ancaman dari militan ISIS Afghanistan yang dikenal sebagai ISIS Khorasan atau IS-K.
Taliban, yang para anggotanya menjaga perimeter di luar bandara, adalah musuh IS-K.
"Penjaga kami juga mempertaruhkan nyawa mereka di bandara Kabul, mereka juga menghadapi ancaman dari kelompok ISIS," kata seorang pejabat Taliban, yang berbicara dengan syarat anonim dan sebelum ledakan terjadi, sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (27/8/2021).
Menurut Gedung Putih, Presiden AS Joe Biden telah diberitahu tentang ledakan di bandara Kabul. Biden sedang dalam pertemuan dengan pejabat keamanan tentang situasi di Afghanistan ketika ledakan itu pertama kali dilaporkan.
Seorang diplomat Barat di Kabul sebelumnya mengatakan daerah di luar gerbang bandara "sangat ramai" lagi meskipun ada peringatan tentang potensi serangan.
Banyak pejabat AS mengatakan ledakan itu tampaknya merupakan serangan bunuh diri dan seorang saksi di Kabul melihat banyak pria, wanita dan anak-anak yang terluka menunggu perawatan di luar rumah sakit.
Negara-negara Barat telah memperingatkan adanya ancaman dari militan ISIS Afghanistan yang dikenal sebagai ISIS Khorasan atau IS-K.
Taliban, yang para anggotanya menjaga perimeter di luar bandara, adalah musuh IS-K.
"Penjaga kami juga mempertaruhkan nyawa mereka di bandara Kabul, mereka juga menghadapi ancaman dari kelompok ISIS," kata seorang pejabat Taliban, yang berbicara dengan syarat anonim dan sebelum ledakan terjadi, sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (27/8/2021).
Menurut Gedung Putih, Presiden AS Joe Biden telah diberitahu tentang ledakan di bandara Kabul. Biden sedang dalam pertemuan dengan pejabat keamanan tentang situasi di Afghanistan ketika ledakan itu pertama kali dilaporkan.
Lihat Juga :