Tiga Kapal Induk Barat dan Puluhan Jet Siluman F-35 Berkumpul di Dekat China
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 00:16 WIB
loading...
A
A
A
USS America adalah kapal induk AS pertama yang bergabung dengan HMS Queen Elizabeth. USS America, sebuah kapal serbu amfibi 844 kaki dengan pembangkit tenaga konvensional, berfungsi sebagai kapal induk ringan ketika dia membawa satu atau dua skuadron jet tempur F-35B. Ia berlayar dari Jepang, biasanya ditemani kapal perusak dan kapal amfibi lainnya dari Armada ke-7 AS.
USS America dan HMS Queen Elizabeth menghabiskan minggu lalu untuk saling mengisi bahan bakar F-35 dalam apa yang disebut latihan “cross-decking”. “Interaksi ini menunjukkan betapa cepat dan mulusnya AS dan Inggris dapat menyatukan kekuatan udara gabungan kami dan menjalankan operasi penerbangan yang sangat rumit dan berkelanjutan hingga efek
mematikan yang menghancurkan,” kata Kapten Ken Ward, seorang nakhoda USS America.
Kapal induk bertenaga nuklir yang berbasis di San Diego, USS Carl Vinson, membawa skuadron jet tempur siluman F-35C yang diluncurkan dengan sistem ketapel, mendekati USS America dan HMS Queen Elizabeth dari timur pada hari Rabu.
Baca juga: Tes Kejut Kapal Induk, Isyarat AS Tak Takut Rudal Pembunuh Kapal Induk China
Pengguna Twitter @duandang melacak USS Carl Vinson yang panjangnya 1.092 kaki, bukan dengan mencari kapal induk itu sendiri, tetapi dengan mencatat transponder radio milik salah satu tiltrotor suplai kapal induk tersebut.
Bersama-sama, ketiga kapal induk dan pengawalnya memiliki daya tembak lebih besar daripada seluruh armada di sebagian besar negara. Angkatan Laut China saat ini hanya menggunakan dua kapal induk—keduanya mirip dengan ukuran dan kemampuan HMS Queen Elizabeth.
USS America dan HMS Queen Elizabeth menghabiskan minggu lalu untuk saling mengisi bahan bakar F-35 dalam apa yang disebut latihan “cross-decking”. “Interaksi ini menunjukkan betapa cepat dan mulusnya AS dan Inggris dapat menyatukan kekuatan udara gabungan kami dan menjalankan operasi penerbangan yang sangat rumit dan berkelanjutan hingga efek
mematikan yang menghancurkan,” kata Kapten Ken Ward, seorang nakhoda USS America.
Kapal induk bertenaga nuklir yang berbasis di San Diego, USS Carl Vinson, membawa skuadron jet tempur siluman F-35C yang diluncurkan dengan sistem ketapel, mendekati USS America dan HMS Queen Elizabeth dari timur pada hari Rabu.
Baca juga: Tes Kejut Kapal Induk, Isyarat AS Tak Takut Rudal Pembunuh Kapal Induk China
Pengguna Twitter @duandang melacak USS Carl Vinson yang panjangnya 1.092 kaki, bukan dengan mencari kapal induk itu sendiri, tetapi dengan mencatat transponder radio milik salah satu tiltrotor suplai kapal induk tersebut.
Bersama-sama, ketiga kapal induk dan pengawalnya memiliki daya tembak lebih besar daripada seluruh armada di sebagian besar negara. Angkatan Laut China saat ini hanya menggunakan dua kapal induk—keduanya mirip dengan ukuran dan kemampuan HMS Queen Elizabeth.
Lihat Juga :