Jenderal Top Afghanistan: Kami Dikhianati Trump, Biden dan Ghani
Kamis, 26 Agustus 2021 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
“Saya sedih melihat Biden dan pejabat Barat menyalahkan Angkatan Darat Afghanistan karena keruntuh pemerintahan tanpa menyebutkan alasan mendasar yang terjadi,” tambah jenderal itu dalam artikelnya.
“Perpecahan politik di Kabul dan Washington mencekik tentara dan membatasi kemampuan kami untuk melakukan pekerjaan kami,” jelasnya.
Presiden Joe Biden telah membenarkan keputusannya untuk menarik pasukan Amerika dengan alasan AS tidak dapat berjuang untuk mencapai Afghanistan yang stabil.
“Pasukan Amerika tidak bisa dan tidak seharusnya berperang dalam perang dan mati dalam perang yang pasukan Afghanistan sendiri tidak mau berjuang untuk diri mereka sendiri,” katanya dalam pidatonya pekan lalu.
Baca juga: Taliban Berkuasa, Biden Salahkan Pemimpin dan Tentara Afghanistan
Tentara Afghanistan telah sangat menderita selama perang di Afghanistan, dengan sekitar seperlima dari total kekuatan tempurnya, 66.000 orang, tewas selama 20 tahun terakhir. Itu akan setara dengan 260.000 tentara Amerika yang sekarat, mengingat ukuran relatif dari dua kekuatan militer.
Terakhir, mantan komandan tertinggi Afghanistan itu menyalahkan mantan presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan pemerintahnya atas budaya korupsi.
“Perpecahan politik di Kabul dan Washington mencekik tentara dan membatasi kemampuan kami untuk melakukan pekerjaan kami,” jelasnya.
Presiden Joe Biden telah membenarkan keputusannya untuk menarik pasukan Amerika dengan alasan AS tidak dapat berjuang untuk mencapai Afghanistan yang stabil.
“Pasukan Amerika tidak bisa dan tidak seharusnya berperang dalam perang dan mati dalam perang yang pasukan Afghanistan sendiri tidak mau berjuang untuk diri mereka sendiri,” katanya dalam pidatonya pekan lalu.
Baca juga: Taliban Berkuasa, Biden Salahkan Pemimpin dan Tentara Afghanistan
Tentara Afghanistan telah sangat menderita selama perang di Afghanistan, dengan sekitar seperlima dari total kekuatan tempurnya, 66.000 orang, tewas selama 20 tahun terakhir. Itu akan setara dengan 260.000 tentara Amerika yang sekarat, mengingat ukuran relatif dari dua kekuatan militer.
Terakhir, mantan komandan tertinggi Afghanistan itu menyalahkan mantan presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan pemerintahnya atas budaya korupsi.
Lihat Juga :