Taliban Tunjuk Mantan Tahanan AS di Guantanamo Jadi Pelaksana Menteri Pertahanan

Kamis, 26 Agustus 2021 - 00:29 WIB
loading...
Taliban Tunjuk Mantan...
Mullah Abdul Qayyum Zakir ditunjuk sebagai pelaksana menteri pertahanan oleh Taliban Afghanistan. Foto/twitter
A A A
KABUL - Gerakan Taliban telah menunjuk mantan tahanan Amerika Serikat (AS) di Teluk Guantanamo, Mullah Abdul Qayyum Zakir, sebagai pelaksana menteri pertahanan.

Zakir yang lahir pada 1973 itu ditangkap pasukan AS setelah invasi mereka ke Afghanistan pada 2001.

Setelah dibebaskan dari Guantanamo, Zakir telah mengarahkan operasi militer di Provinsi Helmand, utara Afghanistan, sebelum menduduki posisi komandan militer umum Taliban.

Baca juga: Inilah 10 Peralatan Militer AS Termahal yang Direbut Taliban secara Gratis

Para politisi Taliban dan Afghanistan baru-baru ini memulai konsultasi tentang pemerintahan Afghanistan yang baru, setelah gerakan itu menguasai negara itu.

Baca juga: Terungkap, Pasukan Barat Pakai Senjata Israel untuk Memburu Taliban

Orang kedua dalam gerakan Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, tiba di Kabul Sabtu lalu untuk mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin gerakan dan politisi lain tentang pembentukan pemerintahan baru.

Baca juga: Rusia Mulai Evakuasi Warganya dari Afghanistan

Seorang juru bicara Taliban mengatakan gerakan itu bertujuan mengumumkan kerangka pemerintahan baru untuk Afghanistan dalam beberapa pekan ke depan.

Sejumlah negara telah mengungkapkan sikapnya terhadap pemerintahan baru Afghanistan yang dipimpin Taliban. Ada beberapa negara yang dengan tegas menolak rezim Taliban.

Meski demikian, sejumlah negara mau tak mau harus mengakui pemerintahan baru Taliban untuk menjaga stabilitas di kawasan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
Berita Terkini
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved