Sekutu AS Desak Biden Perpanjang Waktu Evakuasi di Afghanistan

Selasa, 24 Agustus 2021 - 15:50 WIB
loading...
A A A
Ia mengatakan pejabat militer Amerika berbicara dengan Taliban "beberapa kali sehari" untuk mengoordinasikan upaya evakuasi. Para diplomat top Eropa juga menggambarkan upaya untuk memperpanjang operasi.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan pemerintahnya prihatin tentang tenggat waktu AS dan bahwa penundaan diperlukan untuk mencapai operasi yang sedang berlangsung dengan benar, lapor Agence-France Presse.

Rekannya dari Jerman, Heiko Maas, mengatakan Berlin bekerja sama dengan AS dan Turki - yang telah membantu menjaga bandara Kabul selama bertahun-tahun - dan Taliban untuk membantu memperpanjang evakuasi.

Pertemuan hari Selasa dapat mengekspos ketegangan antara Biden dan anggota G-7 lainnya. Menurut memo diplomatik Inggris, presiden AS mengatakan kepada blok itu pada bulan Juni bahwa dia akan mempertahankan kehadiran keamanan yang cukup di Afghanistan untuk memastikan mereka dapat terus beroperasi di Kabul setelah penarikan utama AS.

Bagaimanapun, penarikan pasukan AS berdampak pada runtuhnya pemerintah Afghanistan dengan cepat. Seorang juru bicara Johnson menolak berkomentar ketika ditanya apakah hubungan antara kedua pemimpin telah terpengaruh. Dalam sebuah pernyataan menjelang pertemuan, Inggris mengatakan para pemimpin G-7 diharapkan untuk mengulangi komitmen mereka untuk menjaga keuntungan yang dibuat di Afghanistan selama 20 tahun terakhir.

Tetapi peristiwa baru-baru ini telah berfungsi sebagai pemeriksaan realitas bagi sekutu Amerika, di tengah pertanyaan tentang kemampuan mereka untuk melakukannya sendiri ketika fokus AS bergeser di bawah Biden. Inggris, misalnya, menjelaskan bahwa tinggal di Afghanistan tidak memungkinkan.

“Kami harus meninggalkan bandara pada waktu yang sama dengan orang Amerika,” kata juru bicara Johnson, Max Blain, kepada wartawan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved