Baku Tembak Pria Tak Dikenal dengan Tentara AS Cs Pecah di Bandara Kabul
Senin, 23 Agustus 2021 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Minggu, milisi Taliban memukul mundur kerumunan di bandara sehari setelah tujuh warga Afghanistan tewas dalam bentrokan di gerbang saat batas waktu akhir penarikan pasukan asing semakin dekat.
Pasukan asing di Afghanistan belum berusaha untuk memperpanjang batas waktu 31 Agustus untuk meninggalkan negara itu. Namun, Presiden Joe Biden mengatakan pasukan AS mungkin tinggal lebih lama untuk mengawasi evakuasi yang "keras dan menyakitkan".
Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan lebih dari seminggu yang lalu ketika Amerika Serikat dan sekutunya menarik pasukannya setelah perang 20 tahun yang bertujuan untuk menggulingkan Taliban dan memburu al-Qaeda setelah serangan 11 September 2001 atau serangan 9/11 di Amerika.
Pasukan asing sedang bekerja menuju batas waktu akhir 31 Agustus yang disepakati dengan Taliban untuk meninggalkan negara itu dan belum berusaha untuk memperpanjangnya. Hal itu disampaikan seorang penasihat hukum senior untuk kepemimpinan Taliban kepada Reuters, Senin.
Baca juga: Perempuan Afghanistan: Milisi Taliban Berhubungan Seks dengan Mayat Wanita
Biden, yang pekan lalu menandai kemungkinan pasukan AS bertahan lebih lama, mengatakan pada Minggu bahwa situasi keamanan di Afghanistan berubah dengan cepat dan tetap berbahaya.
Pasukan asing di Afghanistan belum berusaha untuk memperpanjang batas waktu 31 Agustus untuk meninggalkan negara itu. Namun, Presiden Joe Biden mengatakan pasukan AS mungkin tinggal lebih lama untuk mengawasi evakuasi yang "keras dan menyakitkan".
Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan lebih dari seminggu yang lalu ketika Amerika Serikat dan sekutunya menarik pasukannya setelah perang 20 tahun yang bertujuan untuk menggulingkan Taliban dan memburu al-Qaeda setelah serangan 11 September 2001 atau serangan 9/11 di Amerika.
Pasukan asing sedang bekerja menuju batas waktu akhir 31 Agustus yang disepakati dengan Taliban untuk meninggalkan negara itu dan belum berusaha untuk memperpanjangnya. Hal itu disampaikan seorang penasihat hukum senior untuk kepemimpinan Taliban kepada Reuters, Senin.
Baca juga: Perempuan Afghanistan: Milisi Taliban Berhubungan Seks dengan Mayat Wanita
Biden, yang pekan lalu menandai kemungkinan pasukan AS bertahan lebih lama, mengatakan pada Minggu bahwa situasi keamanan di Afghanistan berubah dengan cepat dan tetap berbahaya.
Lihat Juga :