Taliban Kembali Langgar Janji, Larang Jurnalis Perempuan Afghanistan Bekerja

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 00:02 WIB
loading...
A A A
"Pekerja laki-laki diizinkan, tetapi saya diancam. Mereka mengatakan kepada saya bahwa rezim telah berubah..hidup kami berada di bawah ancaman serius," imbuhnya.

Baca juga: Jubir Taliban Dijebak Lakukan Wawancara dengan Media Israel

Jurnalis perempuan Afghanistan telah melaporkan pengambilalihan Taliban atas negara mereka meskipun ada ancaman dari kelompok tersebut.

Selain penyiar perempuan yang tidak mengudara, CNN melaporkan pada hari Senin bahwa Taliban telah mengunjungi rumah-rumah dan melakukan panggilan telepon yang mengancam ke beberapa jurnalis perempuan. Pejuang Taliban juga menyerang dua jurnalis pria yang meliput protes di kota Jalalabad, Afghanistan timur, menurut CPJ.

“Melucuti media publik dari presenter berita perempuan terkemuka adalah tanda yang tidak menyenangkan bahwa penguasa Taliban Afghanistan tidak berniat memenuhi janji mereka untuk menghormati hak-hak perempuan, di media atau di tempat lain,” kata koordinator program CPJ Asia Steven Butler.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Infografis
Taliban Izinkan Perempuan...
Taliban Izinkan Perempuan Sekolah hingga Perguruan Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved