Bawa Banyak Uang Tunai, Eks Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Kabur ke UEA

Kamis, 19 Agustus 2021 - 00:06 WIB
loading...
A A A
Pada hari Rabu, The Daily Mail melaporkan bahwa Ghani diduga telah menyelundupkan uang tunai sebanyak USD169 juta atau lebih dari Rp2,4 triliun ke luar negeri, tetapi media Inggris itu tidak merinci dari mana angka itu didapat.

Pemerintah Afghanistan runtuh selama akhir pekan, kurang dari dua minggu setelah Taliban memulai serangannya untuk merebut daerah perkotaan, dan hampir tepat empat bulan setelah pengumuman penarikan tentara AS oleh Presiden Joe Biden pada bulan April.

Pada hari Selasa, wakil presiden pertama Afghanistan, Amrullah Saleh, mem-posting di Twitter untuk menyatakan dirinya sebagai presiden de-facto negara itu. "Dalam ketidakhadiran, pelarian, pengunduran diri atau kematian Presiden, FVP [Wakil Presiden Pertama] menjadi caretaker," kata Saleh merujuk pada konstitusi negaranya.

Dia menambahkan bahwa dia tetap di negara itu dan telah menjangkau para pemimpin untuk mengamankan dukungan dan konsensus mereka.

Setelah merebut sejumlah ibu kota provinsi di Afghanistan, Taliban merebut ibu kota nasional pada hari Minggu. Seorang pejabat dari intelijen Amerika Serikat sebelumnya memperkirakan bahwa Kabul akan jatuh ke tangan Taliban dalam waktu 30 hari hingga enam bulan setelah penarikan pasukan Amerika, dan faktanya terjadi dalam hitungan hari.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved