Rusia Sebut Direbutnya Afghanistan oleh Taliban Adalah Kegagalan AS

Senin, 16 Agustus 2021 - 21:03 WIB
loading...
Rusia Sebut Direbutnya...
Rusia mengatakan bahwa direbutnya Afghanistan oleh Taliban adalah kegagalan Amerika Serikat (AS). Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia mengatakan bahwa direbutnya Afghanistan oleh Taliban adalah kegagalan Amerika Serikat (AS). Rusia menyebut direbutnya Afghanistan tidak boleh dianggap sebagai transisi.

"Saya pikir penulis cerita semacam itu mencoba dalam beberapa cara untuk membenarkan kegagalan Amerika di Afghanistan dan untuk mengklaim ini semua adalah tindakan yang direncanakan,” ucap Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Afghanistan Zamir Kabulov.

Dia mencatat bahwa berhasil direbutnya Kabul oleh Taliban adalah hal yang tidak terduga. Rusia dan negara-negara lain, jelasnya, melebih-lebihkan kemampuan Angkatan Bersenjata Afghanistan. Baca juga: Bahas Perdamaian Afghanistan, JK Pernah 4 Kali Bertemu Pimpinan Taliban

"Itu mengejutkan sampai batas tertentu, karena kami dipandu oleh pemahaman bahwa tentara Afghanistan, apa pun itu, masih akan melawan untuk beberapa waktu,” ujarnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (16/8/2021).

Kabulov menekankan bahwa Moskow tidak akan membuat keputusan tergesa-gesa mengenai pengakuan pemerintah Afghanistan yang baru. Baca juga: Trump: Joe Biden Telah Salah Jalan Terkait dengan Afghanistan

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa penghapusan Taliban dari daftar organisasi teroris tidak mungkin dilakukan pada tahap ini.Kementerian itu mengatakan, terserah kepada Dewan Keamanan PBB untuk meluncurkan prosedur yang relevan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved