Trump Desak Biden Mundur Ketika Taliban Sukses Kuasai Afghanistan

Senin, 16 Agustus 2021 - 15:11 WIB
loading...
Trump Desak Biden Mundur...
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mendesak Joe Biden untuk mundur ketika Taliban sukses menguasai Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mendesak Joe Biden untuk mundur ketika Taliban sukses menguasai Afghanistan . Taliban berhasil menguasai Kabul semalam, yang merupakan tanda bahwa mereka kembali menguasai Afghanistan.

Di bawah Trump, AS menengahi kesepakatan dengan Taliban di Doha pada tahun 2020 yang akan membuat AS menarik semua pasukannya pada Mei 2021, dengan imbalan berbagai jaminan keamanan dari para militan.

Ketika Biden mengambil alih kekuasaan awal tahun ini, dia mendorong mundur batas waktu penarikan dan tidak menetapkan persyaratan untuk itu. Baca juga: Taliban Menang Perang, AS Turunkan Benderanya di Kedutaan Kabul

Dalam sebuah pernyataan, Trump mengatakan kemajuan pesat yang dicapai Taliban, yang berakhir pada didudukinya Kabul, adalah aib bagi pemerintah AS saat ini.

“Sudah waktunya bagi Joe Biden untuk mengundurkan diri dalam aib atas apa yang telah dia biarkan terjadi di Afghanistan,” kata Trump, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (16/8/2021).

Trump sendiri telah berulang kali mengecam Biden atas keputusanya tidak menetapkan persyaratan kepada Taliban, setelah AS menarik diri dari Afghanistan. Trumpmengatakan itu akan menjadi penarikan diri yang jauh berbeda dan jauh lebih sukse sjika dia masih menjadi presiden.

“Apa yang telah dilakukan Joe Biden dengan Afghanistan sangat legendaris. Itu akan menjadi salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah Amerika!” katanya. Baca juga: AS Evakuasi Stafnya dari Kabul, Ogah Disamakan Insiden Saigon
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Rayakan Tumbangnya Bashar Al Assad di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved