Heboh, Seorang Wanita Memerkosa Pria dan Merekamnya untuk Pemerasan

Senin, 16 Agustus 2021 - 09:43 WIB
loading...
Heboh, Seorang Wanita...
Seorang wanita Yordania dihukum penjara empat tahun setelah memerkosa seorang pria dan merekamnya untuk memeras korban. Foto/SINDOnews.com/Ilustrasi
A A A
AMMAN - Seorang wanita di Yordania dihukum empat tahun penjara karena memerkosa pria berusia 68 tahun. Wanita itu, yang dibantu para komplotannya, merekam aksinya untuk memeras korban.

Menurut dokumen pengadilan yang dikutip Gulf News, Senin (16/8/2021), wanita itu awalnya menelepon korban melalui ponsel, mengeklaim bahwa dia miskin dan membutuhkan bantuannya.

Baca juga: Presiden Ghani Kabur saat Taliban Datang, Publik Afghanistan Marah

Segera setelah panggilan telepon itu, korban membeli beberapa bahan makanan dan pergi ke rumah wanita tersebut.

Setibanya di lokasi kejadian, wanita memintanya untuk masuk ke rumah dengan dalih bahwa dia memiliki kucing yang akan melarikan diri jika pintunya dibiarkan terbuka.

Begitu korban memasuki rumah, tersangka bergegas mengunci pintu dan meminta pria itu untuk menanggalkan pakaiannya, atau dia akan mulai berteriak. Khawatir akan skandal, pria itu melepas pakaiannya dan diperkosa oleh wanita tersebut, sementara komplotannya yang bersembunyi di balkon merekam kejadian itu.

Tersangka mengizinkan pria itu meninggalkan rumah, dan tiga hari kemudian memintanya untuk membayar JD1.000. Jika gagal membayar, tersangka akan merilis video tersebut.

Pria yang hanya memiliki JD300 itu setuju untuk membayar sejumlah uang agar video tersebut dihapus. Beberapa hari kemudian, tersangka meneleponnya lagi dan meminta uang, dan dia memberinya JD150.

Baca juga: Ini Video Taliban Duduki Istana setelah Presiden Afghanistan Kabur

Beberapa hari kemudian, dua orang juga menghubungi pria itu secara terpisah, setuju dengan tersangka utama, dan meminta uang kepadanya di bawah ancaman perilisan video. Korban juga membayar mereka.

Wanita itu terus mengirim orang untuk memeras pria itu sampai dia mengajukan kasus terhadap tersangka ke kantor polisi.

Bertindak atas laporan pria itu, polisi menangkap tersangka utama dan komplotannya. Kasus ini dirujuk ke Pengadilan Kriminal Tinggi yang menghukum wanita dan komplotannya empat tahun penjara dengan tambahan kerja paksa.

Dokumen pengadilan merahasiakan identitas korban dan para tersangka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Yordania Kutuk Penyitaan...
Yordania Kutuk Penyitaan Properti oleh Israel di Dekat Masjid Al-Aqsa
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved