Perang AS di Afghanistan: Habis Rp14.000 T, Tewaskan 3.586 Tentara NATO, lalu AS Hengkang

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 13:56 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2014, pada akhir tahun paling berdarah sejak 2001, pasukan internasional NATO mengakhiri misi tempur mereka, menyerahkan tanggung jawab keamanan kepada tentara Afghanistan.

Itu memberi momentum kepada Taliban dan mereka merebut lebih banyak wilayah.

Pembicaraan damai antara AS dan Taliban dimulai secara tentatif, dengan pemerintah Afghanistan hampir tidak terlibat, dan kesepakatan tentang penarikan tentara AS dan sekutu NATO-nya datang pada Februari 2020 di Qatar.

Kesepakatan AS-Taliban tidak menghentikan serangan Taliban. Kelompok itu mengalihkan fokus mereka ke pasukan keamanan Afghanistan dan warga sipil. Banyak provinsi jatuh ke tangan kelompok itu.

Berikut beberapa provinsi di Afghanistan yang jatuh ke tangan Taliban:

1. Provinsi Zaranj (6 Agustus)
2. Provinsi Sheberghan (7 Agustus)
3. Provinsi Sar-e-Pul (8 Agustus)
4. Provinsi Kunduz (8 Agustus)
5. Provinsi Taluqan (8 Agustus)
6. Provinsi Aybak (9 Agustus)
7. Provinsi Farah (8 Agustus)
8. Provinsi Pul-e-Khumri (10 Agustus)
9. Provinsi Faizabad (11 Agustus)
10. Provinsi Ghazni (12 Agustus)
11. Provinsi Herat (12 Agustus)
12. Provinsi Kandahar (12 Agustus)
13. Provinsi Lashkar Gah (13 Agustus)
14. Provinsi Qala-e Naw (13 Agustus)
15. Provinsi Feruz Koh (13 Agustus)
16. Provinsi Pul-e Alam (13 Agustus)
17. Provinsi Terakot (13 Agustus)
18. Provinsi Qalat (13 Agustus)

Siapa Taliban?

Mereka muncul dalam perang saudara yang mengikuti penarikan pasukan Soviet pada tahun 1989, terutama di barat daya dan daerah perbatasan Pakistan.

Mereka bersumpah untuk memerangi korupsi dan meningkatkan keamanan, tetapi juga mengadopsi hukum Syariah yang keras versi mereka. Kaum pria diminta untuk menumbuhkan janggut dan wanita harus mengenakan burka yang menutupi seluruh tubuh. Televisi, musik, dan bioskop dilarang.

Setelah penggulingan mereka tahun 2001, mereka berkumpul kembali di daerah perbatasan Pakistan.

Dengan hingga 85.000 milisi, mereka dianggap lebih kuat sekarang daripada titik mana pun sejak 2001.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Trump Enggan Beri Target...
Trump Enggan Beri Target Waktu untuk Iran: Mereka Sudah Paham!
Rekomendasi
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Berita Terkini
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved