Kedubes AS: Taliban Eksekusi Beberapa Tentara Afghanistan yang Menyerah
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 06:44 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pejabat AS mengatakan kepada CBS News pada hari Rabu bahwa Taliban bisa 30 hari lagi untuk menekan Ibu Kota Afghanistan, Kabul, dan bahwa pemerintah Afghanistan bisa 90 hari lagi menuju kehancuran.
PBB mengatakan sedikitnya 1.000 warga sipil tewas dalam sebulan terakhir.
Ribuan orang telah berbondong-bondong ke Kabul, melarikan diri dari pertempuran. Mereka berkemah di ladang, taman, dan gudang yang ditinggalkan.
"Kami tidak punya uang untuk membeli roti atau membeli obat untuk anak saya," kata seorang pria berusia 35 tahun kepada BBC News setelah dia meninggalkan rumahnya di Kunduz ketika Taliban membakar rumahnya.
Apa Selanjutnya?
Militer Afghanistan memiliki kekuatan udara yang terbatas, sehingga Angkatan Udara AS diyakini akan melakukan beberapa serangan untuk membantu.
Utusan AS Zalmay Khalilzad bertemu di Doha dengan diplomat dari Rusia, Pakistan dan China dengan harapan bersama-sama memperingatkan Taliban bahwa mereka bisa menjadi paria internasional jika mereka tidak menghentikan serangan mereka.
Khalizad, seperti dikutip AP, juga berencana bertemu dengan pejabat Taliban dan perwakilan pemerintah Afghanistan.
PBB mengatakan sedikitnya 1.000 warga sipil tewas dalam sebulan terakhir.
Ribuan orang telah berbondong-bondong ke Kabul, melarikan diri dari pertempuran. Mereka berkemah di ladang, taman, dan gudang yang ditinggalkan.
"Kami tidak punya uang untuk membeli roti atau membeli obat untuk anak saya," kata seorang pria berusia 35 tahun kepada BBC News setelah dia meninggalkan rumahnya di Kunduz ketika Taliban membakar rumahnya.
Apa Selanjutnya?
Militer Afghanistan memiliki kekuatan udara yang terbatas, sehingga Angkatan Udara AS diyakini akan melakukan beberapa serangan untuk membantu.
Utusan AS Zalmay Khalilzad bertemu di Doha dengan diplomat dari Rusia, Pakistan dan China dengan harapan bersama-sama memperingatkan Taliban bahwa mereka bisa menjadi paria internasional jika mereka tidak menghentikan serangan mereka.
Khalizad, seperti dikutip AP, juga berencana bertemu dengan pejabat Taliban dan perwakilan pemerintah Afghanistan.
(min)
Lihat Juga :