Selandia Baru Masukkan Indonesia Dalam Daftar Negara Risiko Tinggi Covid-19

Rabu, 11 Agustus 2021 - 18:45 WIB
loading...
Selandia Baru Masukkan...
Selandia Baru memasukkan Indonesia kedalam negara yang sangat berisiko tinggi karena meningkatnya jumlah kasus Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
WELLINGTON - Selandia Baru memasukkan Indonesia kedalam negara yang sangat berisiko tinggi karena meningkatnya jumlah kasus Covid-19. Selain Indonesia, Selandia Baru juga memasukan Fiji ke dalam daftar tersebut.

Menteri Urusan Covid-19 Selandia Baru, Chris Hipkins menuturkan bahwa perjalanan dari dan ke Indonesia, dan Fiji akan sangat dibatasi. Dia mengimbau kepada warga Selandia Baru untuk tidak melakukan perjalanan ke Indonesia dan Fiji jika memang tidak mendesak. Baca juga: Akibat Kekurangan Pekerja, Selandia Baru ‘Terpaksa’ Buka Perbatasan

“Perjalanan ke Selandia Baru dari Indonesia dan Fiji akan dibatasi untuk warga negara Selandia Baru, pasangannya dan anak-anak serta orang tua dari anak tanggungan yang merupakan warga negara Selandia Baru,” ucap Hipkins.

Sementara itu, Hipkins menuturkan, pihaknya masih membuka pintu masuk bagi pelancong yang terbang dari dari Indonesia dan Fiji. Tapi, dengan syarat mereka sudah melakukan “isolasi” selama 14 hari di negara ketiga. Baca juga: Bertambah 30.625, Jawa Tengah Masih Merajai Kasus Baru Covid-19

“Wisatawan lain, termasuk pemegang status kependudukan Selandia Baru, diharuskan menghabiskan 14 hari di luar Indonesia sebelum terbang ke Selandia Baru,” ujarnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu (11/8/2021).

Indonesia sendiri diketahui tengah bergulat oleh peningkatan kasus Covid-19 yang disebabkan oleh varian Delta. Hari iniIndonesia mencatatkan30.625 kasus baru.Namun, jumlah orang yang pulih juga meningkat tajam, di manahari ini39.931 pasien sembuh dari virus itu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Dinilai Gunakan...
China Dinilai Gunakan Pembatasan Akses Tibet untuk Kendalikan Narasi
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Reza Indragiri Beri...
Reza Indragiri Beri 2 Jempol untuk Kortas Tipidkor Usut 3 Perkara Dugaan Korupsi
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Pesan Komisi III DPR...
Pesan Komisi III DPR ke Plt Jampidsus Rudi Margono: Tugas Anda Berat
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved