Warga Kanada Teman Dekat Pemimpin Korea Utara Dipenjara 11 Tahun di China

Rabu, 11 Agustus 2021 - 11:27 WIB
loading...
Warga Kanada Teman Dekat...
Warga negara Kanada Michael Spavor (kanan) adalah teman dekat Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (kiri). Foto/Facebook/Michael Spavor
A A A
BEIJING - Pengadilan di kota Dandong, China , menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara kepada warga negara Kanada Michael Spavor atas tuduhan mata-mata.

Michael Spavor telah ditahan sejak 2018, setelah ditangkap bersama mantan diplomat Kanada Michael Kovrig.

Putusan itu selanjutnya akan menguji hubungan yang sudah memburuk antara pemerintah Kanada dan China.

Baca juga: Gubernur New York Andrew Cuomo Mundur karena Skandal Pelecehan Seks

Keputusan itu muncul ketika pertempuran ekstradisi yang melibatkan Meng Wanzhou, eksekutif senior di raksasa teknologi China, Huawei, sedang berlangsung di Kanada.

Baca juga: Kathy Hochul Gantikan Cuomo, Segera Jadi Gubernur Wanita Pertama di New York

Dalam pernyataan yang diterbitkan pada Rabu (11/8), pengadilan Dandong mengatakan, "Untuk kejahatan mata-mata dan penyediaan ilegal rahasia negara di luar negeri (Spavor) telah dijatuhi hukuman 11 tahun penjara, penyitaan properti pribadi senilai 50.000 yuan (USD7715) dan deportasi."

Baca juga: Biden Tegaskan Tidak Menyesali Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan

Belum jelas kapan deportasi akan dilakukan. Spavor disebut sebagai teman dekat Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Dia tampak berbincang akrab dengan Kim dalam beberapa kesempatan.

Pengadilan China secara terpisah pada Selasa menolak banding oleh seorang warga negara Kanada yang dinyatakan bersalah atas penyelundupan narkoba.

China tetap menegakkan hukuman matinya pada warga Kanada itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Infografis
Perbandingan Rudal Korea...
Perbandingan Rudal Korea Utara Vs China, Siapa yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved