AS: Keruntuhan Tentara Lebanon akan Untungkan Hizbullah

Rabu, 11 Agustus 2021 - 07:15 WIB
loading...
AS: Keruntuhan Tentara...
Anggota parlemen dan pejabat Amerika Serikat (AS) memperingatkan agar tidak membiarkan Tentara Lebanon runtuh, karena akan menguntungkan Hizbullah. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Anggota parlemen dan pejabat Amerika Serikat (AS) memperingatkan agar tidak membiarkan tentara Lebanon runtuh. Mereka memperingatkan bahwa hasilnya hanya akan menguntungkan Hizbullah yang didukung Iran.

Selama dengar pendapat Senat tentang bantuan keamanan AS di Timur Tengah, dua pejabat senior pemerintah ditanyai tentang Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF)

“LAF adalah salah satu mitra kami yang paling cakap di Timur Tengah,” kata Wakil Asisten Sekretaris Urusan Regional di Kementerian Luar Negeri AS, Mira Resnick. Baca juga: Lebanon Jual Big Mac Termurah di Dunia saat Mata Uang Lokal Terjun Bebas

“Tanpa LAFHizbullah mengisi kekosongan. Dan itu justru kebalikan dari apa yang ingin kami lihat di Lebanon,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (11/8/2021).

Resnick mencatat situasi "sangat akut" di Lebanon, yang diperburuk selama setahun terakhir oleh pandemi Covid-19, kelumpuhan politik, keruntuhan ekonomi, tekanan sosial dan ledakan pelabuhan Beirut.

“LAF benar-benar satu-satunya pembela sah kedaulatan Lebanon, satu-satunya pembela sah rakyat Lebanon. Dan mereka berfungsi sebagai penyeimbang institusional untuk Hizbullah, yang terus menempatkan Israel dan Lebanon dalam bahaya dengan serangan roket mereka yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Dengan AS menjadi penyedia bantuan terbesar untuk LAF, Washington sering mendapat kecaman atas dukungannya karena tentara dinilai tidak berbuat cukup untuk melawan Hizbullah.

Namun demikian, tentara Lebanon sering disebut-sebut sebagai militer pertama yang mengalahkan ISIS dan mengusir militan dari perbatasannya. Baca juga: PM Israel: Warga Lebanon Tersadar Melawan Hizbullah dan Iran
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Berita Terkini
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved