Kapal Induk Nuklir AS Jalani Tes Kejut dengan Bom 40.000 Pon untuk Ke-3 Kalinya

Selasa, 10 Agustus 2021 - 08:04 WIB
loading...
Kapal Induk Nuklir AS...
Kapal induk bertenaga nuklir terbaru AS, USS Gerald R Ford, menjalani tes kejut dengan bom 40.000 pon diledakkan di dekatnya di lepas pantai Jacksonville, Minggu (8/8/2021). Foto/US Navy
A A A
WASHINGTON - Kapal induk bertenaga nuklir terbaru Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, menjalani tes kejut dengan bom 40.000 pon yang diledakkan di dekatnya di lepas pantai Jacksonville. Tes kejut ini dilakukan pada hari Minggu dan merupakan yang ketiga kalinya.

Saat bom besar diledakkan, gumpalan besar air laut terbang lebih tinggi dari tiang kapal induk setinggi 250 kaki. Ledakan itu meledakkan lingkaran gelombang tertutup putih yang secara singkat menyamai panjang leviathan 1.092 kaki.

Baca juga: Mantan Budak Seks Epstein Gugat Pangeran Inggris

Ketika gelombang kejut dan gemuruh ledakan bawah air yang direncanakan mereda, Angkatan Laut Amerika mengatakan kapal induk bertenaga nuklir USS Gerald R. Ford telah menyelesaikan ledakan ketiga dan terakhir dalam Full Ship Shock Trials [Uji Coba Kejut Kapal Penuh].

“Angkatan Laut merancang kapal induk kelas Ford menggunakan metode pemodelan komputer canggih, pengujian, dan analisis untuk memastikan kapal dikeraskan untuk menahan kondisi pertempuran yang keras,” kata Kapten Brian Metcalf, manajer program kapal induk masa depan Angkatan Laut Amerika.

"Uji coba kejut ini telah menguji ketahanan Ford dan krunya dan memberikan data ekstensif yang digunakan dalam proses memvalidasi kekerasan kejut kapal," ujarnya, seperti dikutip Jacksonville.com, Selasa (10/8/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Pastikan Tidak Ada Bom...
Pastikan Tidak Ada Bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Polisi Kerahkan Empat Anjing Pelacak
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
Mensesneg Sebut Pengunduran...
Mensesneg Sebut Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus Tidak Pakai Keppres
Berita Terkini
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved