Menhan Inggris Kritik Kesepakatan AS-Taliban, Kecam Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Senin, 09 Agustus 2021 - 15:17 WIB
loading...
Menhan Inggris Kritik...
Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace mengkritik kesepakatan Amerika Serikat (AS) dan Taliban, dan mengecam penarikan pasukan asing dari Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Menteri Pertahanan Inggris , Ben Wallace mengkritik kesepakatan Amerika Serikat (AS) dan Taliban . Dia juga mengecam penarikan pasukan asing dari Afghanistan.

Wallace mengklaim bahwa "hampir semua" negara anggota NATO tidak tertarik pada seruan Inggris untuk tetap tinggal di Afghanistan setelah penarikan pasukan AS dari negara tersebut. Baca juga: Norovirus Akan Jadi Pandemi Baru seperti COVID-19 di Inggris Bulan Depan

“Kami mencoba sejumlah negara yang berpikiran sama. Beberapa mengatakan mereka tertarik, tetapi parlemen mereka tidak. Menjadi jelas dengan cepat bahwa tanpa AS sebagai negara kerangka, opsi ini ditutup,” ucapnya.

“Inggris sedih, tentang semua darah dan harta yang telah dihabiskan, bahwa ini adalah bagaimana itu berakhir (di Afghanistan),” sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (9/8/2021).

Menurutnya, kemungkinan Inggris secara sepihak menempatkan pasukan di Afghanistan akan menjadi ”tidak layak”. “Karena kami (Inggris) harus menarik dari banyak tempat lain di seluruh dunia,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Berita Terkini
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved