Rebut Kota Zaranj, Taliban Parade dengan Humvee Buatan AS
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
Perkembangan itu terjadi ketika Duta Besar Afghanistan untuk PBB Ghulam Isaczai mengatakan bahwa Kabul mengharapkan Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan segera untuk mencegah pelanggaran hak asasi manusia lebih lanjut yang dilakukan oleh Taliban di negara itu.
Dia menambahkan pemerintah Afghanistan benar-benar yakin bahwa tentaranya akan mampu menahan tekanan tambahan dari Taliban.
Juga pada hari Jumat, Penasihat Senior AS untuk Urusan Politik Khusus Jeffrey DeLaurentis menekankan Washington menolak tindakan Taliban mengambil alih kota-kota di Afghanistan."Para militan Taliban harus mendengar dari komunitas internasional bahwa kami tidak akan menerima pengambilalihan militer atas Afghanistan, atau kembalinya Imarah Islam Taliban," katanya yang dilansir Sputniknews, Sabtu (7/8/2021).
Baca juga: Lawan Militer China, Jepang Bakal Kerahkan Rudal di Dekat Taiwan
Afghanistan telah mengalami lonjakan kekerasan dalam beberapa minggu terakhir ketika Taliban mengintensifkan serangannya setelah pasukan AS dan sekutunya mulai menarik pasukan mereka dari negara itu pada Mei. Pemerintah Afghanistan sekarang sedang mencari pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB untuk mengatasi lonjakan kekerasan Taliban.
Dia menambahkan pemerintah Afghanistan benar-benar yakin bahwa tentaranya akan mampu menahan tekanan tambahan dari Taliban.
Juga pada hari Jumat, Penasihat Senior AS untuk Urusan Politik Khusus Jeffrey DeLaurentis menekankan Washington menolak tindakan Taliban mengambil alih kota-kota di Afghanistan."Para militan Taliban harus mendengar dari komunitas internasional bahwa kami tidak akan menerima pengambilalihan militer atas Afghanistan, atau kembalinya Imarah Islam Taliban," katanya yang dilansir Sputniknews, Sabtu (7/8/2021).
Baca juga: Lawan Militer China, Jepang Bakal Kerahkan Rudal di Dekat Taiwan
Afghanistan telah mengalami lonjakan kekerasan dalam beberapa minggu terakhir ketika Taliban mengintensifkan serangannya setelah pasukan AS dan sekutunya mulai menarik pasukan mereka dari negara itu pada Mei. Pemerintah Afghanistan sekarang sedang mencari pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB untuk mengatasi lonjakan kekerasan Taliban.
Lihat Juga :