Kapal Induk Inggris Angkut Jet Tempur Siluman F-35 Mampir di Guam
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Guam, yang telah memvaksinasi 80% populasinya, mengurangi banyak pembatasan terkait pandemi virus corona pada Juli. Namun, sekitar 100 kasus baru COVID-19 muncul dalam seminggu terakhir. Sebagian besar infeksi itu terjadi di antara mereka yang tidak divaksinasi.
Royal Navy atau Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengatakan para pelautnya akan mengikuti kebijakan dan peraturan lokal Pangkalan Angkatan Laut Guam, termasuk tindakan pencegahan virus corona, selama mereka tinggal.
Pada pertengahan Juli, BBC melaporkan wabah sekitar 100 kasus virus corona di atas kapal-kapal kelompok tempur kapal induk Inggris, meskipun memiliki tingkat vaksinasi 100%. Menteri Pertahanan Ben Wallace kemudian mengonfirmasi bahwa awak di atas empat kapal telah dites positif terkena virus.
Pemberhentian kelompok tempur kapal induk Inggris di Guam menyimpulkan kira-kira sepertiga pertama dari pengerahan kelompok tersebut, yang dijadwalkan akan mencakup 26.000 mil laut selama 7 bulan dan kunjungan ke 40 negara. Kelompok tempur itu dijadwalkan tiba di Jepang pada bulan September.
Baca juga: Sirene Israel Meraung-raung, Iron Dome Cegat 10 Roket asal Lebanon
HMS Queen Elizabeth dikawal oleh sejumlah kapal Angkatan Laut Kerajaan Inggris, fregat Angkatan Laut Kerajaan Belanda HNLMS Eversten dan kapal perusak berpeluru kendali Amerika USS The Sullivans.
Royal Navy atau Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengatakan para pelautnya akan mengikuti kebijakan dan peraturan lokal Pangkalan Angkatan Laut Guam, termasuk tindakan pencegahan virus corona, selama mereka tinggal.
Pada pertengahan Juli, BBC melaporkan wabah sekitar 100 kasus virus corona di atas kapal-kapal kelompok tempur kapal induk Inggris, meskipun memiliki tingkat vaksinasi 100%. Menteri Pertahanan Ben Wallace kemudian mengonfirmasi bahwa awak di atas empat kapal telah dites positif terkena virus.
Pemberhentian kelompok tempur kapal induk Inggris di Guam menyimpulkan kira-kira sepertiga pertama dari pengerahan kelompok tersebut, yang dijadwalkan akan mencakup 26.000 mil laut selama 7 bulan dan kunjungan ke 40 negara. Kelompok tempur itu dijadwalkan tiba di Jepang pada bulan September.
Baca juga: Sirene Israel Meraung-raung, Iron Dome Cegat 10 Roket asal Lebanon
HMS Queen Elizabeth dikawal oleh sejumlah kapal Angkatan Laut Kerajaan Inggris, fregat Angkatan Laut Kerajaan Belanda HNLMS Eversten dan kapal perusak berpeluru kendali Amerika USS The Sullivans.
Lihat Juga :