Kim Jong-un Mau Bicara dengan AS Asalkan Boleh Impor Miras Mewah
Kamis, 05 Agustus 2021 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
NIS mengeklaim langkah itu diprakarsai oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, dan kedua Korea berbicara dua kali sehari.
Mengutip Park, Ha Tae-keung, anggota komite intelijen Parlemen Korea Selatan, mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa: “Sebagai prasyarat untuk membuka kembali pembicaraan, Korea Utara berpendapat bahwa Amerika Serikat harus mengizinkan ekspor mineral dan impor minyak sulingan dan kebutuhan."
“Saya bertanya kebutuhan apa yang paling mereka inginkan, dan mereka mengatakan minuman keras dan pakaian kelas atas dimasukkan, tidak hanya untuk konsumsi Kim Jong-un sendiri tetapi untuk didistribusikan ke elite Pyongyang,” katanya, merujuk pada pemimpin Korea Utara, seperti dikutip Reuters, Kamis (5/8/2021).
Baca juga: Maju Jadi Cawapres, Ratu Kecantikan Nikaragua Ditangkap
Media pemerintah Korea Utara pada hari Selasa tidak menyebutkan tentang permintaan pencabutan sanksi sebagai syarat untuk memulai kembali pembicaraan denuklirisasi dengan AS.
Washington tidak memberikan indikasi kesediaan untuk melonggarkan sanksi sebelum pembicaraan apa pun. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Menteri Luar Negeri Antony Blinken berencana untuk menghubungi rekan-rekan Asia Tenggara-nya dalam pertemuan virtual minggu ini untuk sepenuhnya menerapkan sanksi terhadap Korea Utara.
Mengutip Park, Ha Tae-keung, anggota komite intelijen Parlemen Korea Selatan, mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa: “Sebagai prasyarat untuk membuka kembali pembicaraan, Korea Utara berpendapat bahwa Amerika Serikat harus mengizinkan ekspor mineral dan impor minyak sulingan dan kebutuhan."
“Saya bertanya kebutuhan apa yang paling mereka inginkan, dan mereka mengatakan minuman keras dan pakaian kelas atas dimasukkan, tidak hanya untuk konsumsi Kim Jong-un sendiri tetapi untuk didistribusikan ke elite Pyongyang,” katanya, merujuk pada pemimpin Korea Utara, seperti dikutip Reuters, Kamis (5/8/2021).
Baca juga: Maju Jadi Cawapres, Ratu Kecantikan Nikaragua Ditangkap
Media pemerintah Korea Utara pada hari Selasa tidak menyebutkan tentang permintaan pencabutan sanksi sebagai syarat untuk memulai kembali pembicaraan denuklirisasi dengan AS.
Washington tidak memberikan indikasi kesediaan untuk melonggarkan sanksi sebelum pembicaraan apa pun. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Menteri Luar Negeri Antony Blinken berencana untuk menghubungi rekan-rekan Asia Tenggara-nya dalam pertemuan virtual minggu ini untuk sepenuhnya menerapkan sanksi terhadap Korea Utara.
Lihat Juga :