Presiden Iran Rouhani Akui Pemerintah Terkadang Tak Jujur pada Rakyat
Senin, 02 Agustus 2021 - 13:53 WIB
loading...
Presiden Iran Hassan Rouhani. Foto/REUTERS/Lucas Jackson/File Photo
A
A
A
TEHERAN - Presiden Iran yang akan lengser, Hassan Rouhani, mengakui bahwa pemerintah terkadang tidak jujur pada rakyat tentang kebenaran. Pilihan itu diambil agar persatuan nasional tidak rusak.
Komentar blakblakan Rouhani ini disampaikan pada hari Minggu ketika dia bersiap untuk meninggalkan kantor. Dia akan lengser ketika kesepakatan nuklir yang ditandatangani dengan kekuatan dunia compang-camping dan ketegangan tinggi antara Iran dengan Barat.
Baca juga: Perang Taliban di Afghanistan: Bom Jatuh Saban Menit, Mayat-mayat di Jalan
Komentarnya, yang ditayangkan di stasiun televisi pemerintah, muncul ketika para pejabat di pemerintahannya tampak tidak berdaya dalam beberapa bulan terakhir di tengah serangkaian krisis mulai dari pandemi virus corona hingga kekeringan yang memicu protes publik.
Setelah muncul hanya beberapa hari sebelumnya untuk diceramahi oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tentang kegagalan pemerintah dalam negosiasi nuklir, pernyataan Rouhani tampaknya bertujuan untuk mengakui masalah yang dihadapi pemerintahnya di hari-hari terakhir kekuasaannya.
Komentar blakblakan Rouhani ini disampaikan pada hari Minggu ketika dia bersiap untuk meninggalkan kantor. Dia akan lengser ketika kesepakatan nuklir yang ditandatangani dengan kekuatan dunia compang-camping dan ketegangan tinggi antara Iran dengan Barat.
Baca juga: Perang Taliban di Afghanistan: Bom Jatuh Saban Menit, Mayat-mayat di Jalan
Komentarnya, yang ditayangkan di stasiun televisi pemerintah, muncul ketika para pejabat di pemerintahannya tampak tidak berdaya dalam beberapa bulan terakhir di tengah serangkaian krisis mulai dari pandemi virus corona hingga kekeringan yang memicu protes publik.
Setelah muncul hanya beberapa hari sebelumnya untuk diceramahi oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tentang kegagalan pemerintah dalam negosiasi nuklir, pernyataan Rouhani tampaknya bertujuan untuk mengakui masalah yang dihadapi pemerintahnya di hari-hari terakhir kekuasaannya.
Lihat Juga :