AS dan Inggris Dukung Israel Merespons Iran atas Serangan Kapal Mercer Street

Senin, 02 Agustus 2021 - 07:25 WIB
loading...
AS dan Inggris Dukung...
Mercer Street, kapal tanker milik Jepang yang dikelola perusahaan Israel. Foto/Saudi Gazette
A A A
TEL AVIV - Israel dilaporkan telah menerimadukungan dariAmerika Serikat (AS)dan Inggrisuntuk merespons Iran atas serangan terhadap kapal tanker minyak Mercer Street pada Kamis lalu.

Menurut laporan media Israel, Kan, pada hari Minggu (1/8/2021), para pejabat Tel Aviv saat ini sedang mendiskusikan bagaimana dan kapan harus merespons, dengan kemungkinan yang timbul bahwa pelabuhan atau kapal militer Iran dapat menjadi sasaran.

Baca juga: Disebut Terlibat Serangan Kapal Tanker Israel, Iran Murka

Israel juga berencana untuk berbagi data intelijen tambahan dengan negara-negara lain di kawasan tersebut untuk "membawa kecaman" terhadap Iran. Perlu dicatat, bagaimanapun, bahwa Tel Aviv percaya kematian dua pelaut dalam serangan Kamis lalu tidak disengaja.

Mercer Street, sebuah kapal tanker berbendera Liberia milik Jepang yang dikelola oleh Zodiac Maritime milik Israel diserang di lepas pantai Oman.

Serangan itu merenggut nyawa seorang penjaga keamanan Inggris dan seorang anggota kru Rumania.

Baca juga: Angkatan Laut AS: Kapal Tanker Israel Diserang Drone

Pemerintah Israel sebelumnya mengeklaim bahwa mereka memiliki bukti keterlibatan Iran dalam serangan itu. Tel Aviv telah mengumpulkan dukungan dari Amerika Serikat dan Inggris, di mana Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bersumpah akan memberi respons yang tepat. Menurut Blinken, Iran diduga menggunakan UAV peledak satu arah dalam serangan itu.

Teheran menolak tuduhan terkait dengan serangan terhadap kapal Mercer Street.

"[Israel] telah menciptakan ketidakamanan, teror, dan kekerasan ...tuduhan tentang keterlibatan Iran ini dikutuk oleh Teheran", kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh pada hari Minggu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved