AS Kembali Kirimkan Jutaan Dosis Vaksin Moderna ke Indonesia

loading...
AS Kembali Kirimkan Jutaan Dosis Vaksin Moderna ke Indonesia
Jumlah tersebut menambah 4.5 juta dosis vaksin Moderna yang telah disumbangkan sebelumnya oleh AS pada bulan Juli. Foto/Kominfo
JAKARTA - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Sung Y. Kim mengumumkan kedatangan 3,5 juta dosis vaksin Covid-19 Moderna di Jakarta. Jumlah tersebut menambah 4.5 juta dosis vaksin Moderna yang telah disumbangkan sebelumnya oleh AS pada bulan Juli.

“Untuk memperlambat lonjakan kasus ini, menjadi penting untuk bekerja cepat dan mendapatkan sebanyak mungkin vaksin yang aman, dan efektif agar dapat diberikan kepada masyarakat secepatnya,” ucap Kim, seperti dikutip dari siaran Pers Kedutaan Besar AS di Jakarta yang diterima Sindonews pada Minggu (1/8/2021).

“AS dengan bangga dan gembira dapat mengambil peran untuk membantu mengakhiri pandemi Covid-19 dengan kontribusi dosis vaksin ke Indonesia. Kami akan terus mendukung upaya Indonesia menyediakan vaksin dan membantu Indonesia untuk bergerak lebih dekat menuju pembukaan kembali ekonomi yang aman,” sambungnya.

Pengiriman ini dikirim melalui COVAX Advance Market Commitment (COVAX AMC), sebuah inisiatif global untuk mendukung pemberian akses yang merata terhadap vaksin Covid-19. Baca juga: Moderna Uji Coba Vaksin COVID-19 untuk Anak di Bawah 12 Tahun



AS diketahui memberikan kontribusisenilai USD 4 miliarmelalui Gavi, Aliansi Vaksin untuk COVAX AMC. Kontribusi AS mendukung pembelian dan pengiriman vaksin Covid-19 untuk 92 negara, termasuk Indonesia.

Selain itu, Presiden AS, Joe Biden juga telah berkomitmen untuk menyediakan 80 juta vaksin Covid-19 yang aman dan efektif untuk negara-negara yang memerlukannya, termasuk Indonesia untuk membantu mengakhiri pandemi ini.

RencanaBiden untuk menyumbangkan 80 juta dosis ini mencakup lebih dari 23 juta dosis untuk Asia, sebagai bentuk upaya untuk menjaga agar kawasan dan juga Indonesia tetap aman. Baca juga: 3,5 Juta Dosis Vaksin Moderna dari AS Tiba di Indonesia
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top