Dua Jet Tempur Siluman F-35B AS Rusak Disambar Petir di Jepang
Sabtu, 31 Juli 2021 - 01:13 WIB
loading...
A
A
A
Kunze mengatakan tidak ada cedera atau kerusakan yang dilaporkan setelah AH-1Z Viper yang ditugaskan untuk Sayap Pesawat Marinir 1 di MCAS Futenma mendarat pada pukul 08.44 hari Selasa di Kushima, prefektur Miyazaki, di pulau Kyushu, Jepang selatan.
Pilot menurunkan helikopter tempur setelah mengidentifikasi kemungkinan masalah mekanis.
Sayap Pesawat Marinir 1 mengirim tim untuk memeriksanya dan menentukan metode pemulihan terbaik.
"Sistem pesawat bekerja seperti yang dirancang dan memberi tahu pilot tentang masalah ini," tulis Kunze. "Awak pesawat melakukan seperti yang terlatih dan memilih opsi teraman, mendaratkan pesawat sesuai dengan prosedur standar karena sangat berhati-hati."
Viper adalah salah satu dari pasangan yang baru saja meninggalkan Pangkalan Udara Nyutabaru Angkatan Udara Pasukan Bela Diri Jepang untuk MCAS Futenma ketika masalah itu muncul. Pihak Biro Pertahanan Kyushu mengatakan kepada Stars and Stripes bahwa helikopter telah berada di pangkalan udara sejak Minggu karena cuaca buruk.
Kunze mengatakan pendaratan itu untuk pencegahan.
"Kami tetap berkomitmen untuk memastikan keselamatan awak pesawat kami, komunitas, dan kelaikan udara semua pesawat kami," tulisnya.
Kementerian Pertahanan Jepang pada Selasa meminta militer AS untuk segera menentukan penyebab insiden itu dan mengambil tindakan pencegahan.
Pilot menurunkan helikopter tempur setelah mengidentifikasi kemungkinan masalah mekanis.
Sayap Pesawat Marinir 1 mengirim tim untuk memeriksanya dan menentukan metode pemulihan terbaik.
"Sistem pesawat bekerja seperti yang dirancang dan memberi tahu pilot tentang masalah ini," tulis Kunze. "Awak pesawat melakukan seperti yang terlatih dan memilih opsi teraman, mendaratkan pesawat sesuai dengan prosedur standar karena sangat berhati-hati."
Viper adalah salah satu dari pasangan yang baru saja meninggalkan Pangkalan Udara Nyutabaru Angkatan Udara Pasukan Bela Diri Jepang untuk MCAS Futenma ketika masalah itu muncul. Pihak Biro Pertahanan Kyushu mengatakan kepada Stars and Stripes bahwa helikopter telah berada di pangkalan udara sejak Minggu karena cuaca buruk.
Kunze mengatakan pendaratan itu untuk pencegahan.
"Kami tetap berkomitmen untuk memastikan keselamatan awak pesawat kami, komunitas, dan kelaikan udara semua pesawat kami," tulisnya.
Kementerian Pertahanan Jepang pada Selasa meminta militer AS untuk segera menentukan penyebab insiden itu dan mengambil tindakan pencegahan.
(min)
Lihat Juga :