Nasib 'La Comadre' Sang Bos Narkoba Meksiko Dibui di AS, Anaknya Dimutilasi

Sabtu, 31 Juli 2021 - 00:15 WIB
loading...
A A A
Menurut dakwaan terhadapnya, dia terhubung dari Kolombia melalui Panama dan Ekuador sampai ke Meksiko.

Di sela-sela menjalankan pesawat kecil yang membawa berkilo-kilo kokain dari Honduras ke Meksiko dan membantu pengemudi—tidak berhasil—untuk menghindari penangkapan oleh DEA di Tucson, Arizona, dia mengobrol dengan rekan kriminalnya tentang anak dan cucunya.

Dalam satu percakapan yang dikumpulkan oleh penegak hukum AS tanggal 21 April 2015, Fajardo dan rekannya bernama Angel bertukar pesan tentang foto Fajardo dengan cucunya.

"Apakah itu kamu dalam gambar?" tanya Angel.

“Ya, betapa memalukan. Maafkan saya!!!" jawab Fajardo.

Tapi Angel meyakinkannya. “Saya bilang itu foto yang bagus. Saya sudah menghapusnya, jangan khawatir.”

Bos narkoba wanita besar lainnya namun hampir tidak dikenal yang baru-baru ini menghadapi pengadilan di AS adalah Guadalupe Fernandez Valencia, atau "la Patrona." Dia mengaku bersalah atas tuduhan pencucian uang dan perdagangan narkoba, bekerja untuk Joaquín “El Chapo” Guzman, pada tahun 2019. Kasusnya adalah salah satu dari banyak contoh lebih banyak wanita di eselon yang lebih tinggi di dunia kejahatan terorganisir Amerika Latin.

“Wanitasama kuat dan kejamnya dan sama terorganisirnya dengan laki-laki. Dan pada tingkat tertentuwanita diremehkan oleh orang-orang di masyarakat,” kata Feitel.

“[Fajardo] tidak ada bedanya dengan pedagang lainnya kecuali dia wanita,” kata Klapper.

“Banyak pedagang laki-laki sebenarnya lebih suka berurusan dengan seorang perempuan yang serius karena mereka percaya bahwa dia akan lebih bertanggung jawab, lebih kecil kemungkinannya untuk mengonsumsi produk tersebut dan lebih dapat dipercaya karena dia mungkin lebih memperhatikan keselamatan anak-anaknya.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Usia Tembus Seabad,...
Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101
Rekomendasi
Pesan Komisi III DPR...
Pesan Komisi III DPR ke Plt Jampidsus Rudi Margono: Tugas Anda Berat
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved