Taliban Berkuasa, AS Khawatir Afghanistan Jadi 'Negara Paria'

Kamis, 29 Juli 2021 - 13:43 WIB
loading...
Taliban Berkuasa, AS...
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Anthony Blinken. Foto/The Times of Israel
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Anthony Blinken memperingatkan bahwa Afghanistan akan menjadi "negara paria" jika kesepakatan damai tidak tercapai antara pemerintah negara itu dengan Taliban .

"Afghanistan yang tidak menghormati hak-hak rakyatnya, Afghanistan yang melakukan kekejaman terhadap rakyatnya sendiri akan menjadi negara paria," kata Blinken kepada wartawan seperti dikutip dari Fox News, Kamis (29/7/2021).

Pernyataan Blinken itu muncul setelah dia mengunjungi diplomat tinggi India, Komisaris Urusan Luar Negeri Subrahmanyam Jaishankar, yang berkomitmen untuk bekerja menuju perdamaian di Afghanistan melalui langkah-langkah diplomatik.

Dalam beberapa pekan terakhir, Taliban telah membuat kemajuan besar setelah penarikan pasukan AS dan telah menguasai sekitar setengah dari 421 distrik Afghanistan.

Negara-negara sekitarnya telah menyuarakan keprihatinan tentang meningkatnya aktivitas teroris yang dapat meluas ke negara-negara tetangga.

Baca juga: Pasukan Afghanistan Hancurkan Taliban di Dekat Perbatasan Tajikistan

Jaishankar menyebut implikasi keamanan sebagai efek samping yang "tak terhindarkan" dari berakhirnya perang selama 20 tahun dan penarikan pasukan keamanan AS.

"Apa yang dilakukan sudah selesai," katanya menyerukan solusi diplomatik atas peningkatan aksi militer.

"Ini adalah kebijakan yang diambil, dan saya pikir dalam diplomasi Anda berurusan dengan apa yang Anda miliki," imbuhnya.

Pertemuan Blinken dengan timpalannya dari India bertepatan dengan pertemuan antara delegasi Taliban dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada hari Rabu, seperti dilaporkan Reuters.

Wang mengatakan Taliban diharapkan memainkan peran penting dalam proses rekonsiliasi damai dan rekonstruksi di Afghanistan.

Baca juga: China Berharap Taliban Bisa Berperan Dalam Proses Pembangunan Afghanistan

Blinken menyebut pertemuan itu sebagai "hal positif" dan mengatakan upaya Beijing dapat membantu menemukan resolusi damai dan membangun semacam pemerintahan Afghanistan yang benar-benar representatif dan inklusif.

Biden - yang melanjutkan perjalanan ke Kuwait untuk mengamankan perjalanan yang aman bagi mantan penerjemah pasukan AS yang melarikan diri dari wilayah negara yang dikuasai Taliban - mengatakan hubungan AS-India adalah prioritas kebijakan luar negeri utama bagi pemerintahan Biden.

"Ada beberapa hubungan di dunia yang lebih penting daripada hubungan antara Amerika Serikat dan India," ujar Blinken kepada wartawan.

“Kami percaya kemitraan ini akan sangat penting untuk memberikan stabilitas dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik dan sekitarnya, dan untuk menunjukkan kepada dunia bagaimana demokrasi dapat mewujudkan rakyat mereka,” tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved