Rusia Beri Lampu Hijau Uji Klinis Vaksin Campuran Sputnik V-AstraZeneca
Rabu, 28 Juli 2021 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
"Secara khusus, vaksin Sputnik Light dapat digunakan dalam kombinasi dengan vaksin lain untuk meningkatkan efektivitasnya termasuk terhadap varian baru yang muncul sebagai akibat dari mutasi virus," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Reuters, Rabu (28/7/2021).
Apa yang disebut vaksin vektor virus menggunakan virus modifikasi yang tidak berbahaya sebagai kendaraan, atau vektor, untuk membawa informasi genetik yang membantu tubuh membangun kekebalan terhadap infeksi di masa depan.
Baca juga: Lupakan Suntikan, Pil Vaksin Covid-19 Mulai Diuji Klinis di Israel
Uji coba vaksin COVID-19 pada manusia yang menggabungkanvaksin AstraZeneca dengan Sputnik V sendiri telah disetujui di Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Belarusia, dan Argentina.
Apa yang disebut vaksin vektor virus menggunakan virus modifikasi yang tidak berbahaya sebagai kendaraan, atau vektor, untuk membawa informasi genetik yang membantu tubuh membangun kekebalan terhadap infeksi di masa depan.
Baca juga: Lupakan Suntikan, Pil Vaksin Covid-19 Mulai Diuji Klinis di Israel
Uji coba vaksin COVID-19 pada manusia yang menggabungkanvaksin AstraZeneca dengan Sputnik V sendiri telah disetujui di Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Belarusia, dan Argentina.
(ian)
Lihat Juga :