PBB Minta China Bekerja Sama dengan WHO Selidiki Asal Usul COVID-19

Sabtu, 24 Juli 2021 - 02:39 WIB
loading...
PBB Minta China Bekerja...
PBB minta China bekerja sama dengan WHO selidiki asal usul COVID-19. Foto/Sputnik
A A A
NEW YORK - PBB meminta China untuk bekerja sama dengan penyelidikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang asal-usul virus COVID-19 . Pernyataan itu dikeluarkan kantor Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

"Kami memohon semua negara anggota, termasuk China, untuk bekerja sama sepenuhnya dengan Organisasi Kesehatan Dunia, dan jika Organisasi Kesehatan Dunia percaya itu memerlukan informasi lebih lanjut, kami berharap mereka semua akan bekerja sama," kata wakil juru bicara PBB Farhan Haq seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (24/7/2021).

Pernyataan itu menyusul kecaman Beijing atas rencana WHO untuk melakukan penyelidikan tahap kedua tentang asal-usul virus Corona baru . Komisi Kesehatan Nasional China mengecam kebutuhan badan kesehatan global itu untuk penyelidikan sebagai "menghina" dan menolak teori bahwa virus itu lolos dari laboratorium China, sebuah skenario yang sangat ditolak China. Kementerian Luar Negeri China juga menyatakan keprihatinan bahwa penyelidikan baru disusun dengan tujuan mengalihkan kesalahan atas pandemi ke Beijing.

"Orang tidak bisa tidak berpikir bahwa rencana ini dibuat untuk menggemakan 'teori kebocoran lab' yang diadvokasi oleh negara-negara tertentu seperti Amerika Serikat. Dan kurangnya transparansi dalam proses penyusunan juga menambah kecurigaan bahwa rencana tersebut adalah produk politik. manipulasi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian.

Beijing menolak untuk bekerja dengan WHO pada penyelidikan kedua setelah terungkap bahwa prosesnya akan mencakup audit laboratorium dan lembaga penelitian yang relevan, yang beroperasi di daerah di mana kasus COVID-19 pertama yang dikonfirmasi telah terdeteksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Usia Tembus Seabad,...
Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101
Rekomendasi
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Berita Terkini
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Infografis
Waspadai Pandemi Baru,...
Waspadai Pandemi Baru, WHO Minta China Jelaskan Wabah Pernafasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved