Taliban Serukan Presiden Afghanistan Digulingkan
Sabtu, 24 Juli 2021 - 00:36 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah ketidakpastian politik di Afghanistan, Shaheen menyatakan bahwa Taliban akan memerintah secara berbeda kali ini.
"Saya ingin memperjelas bahwa kami tidak percaya pada monopoli kekuasaan karena setiap pemerintah yang (berusaha) untuk memonopoli kekuasaan di Afghanistan di masa lalu, bukanlah pemerintah yang berhasil," kata Shaheen kepada Associated Press yang dinukil Newsweek, Sabtu (24/7/2021).
"Jadi kami tidak ingin mengulangi formula yang sama," tegasnya.
Dia mengatakan Taliban saat ini tidak memiliki rencana untuk melakukan serangan militer di Kabul mengingat sebagian besar keberhasilan teritorial mereka datang dari negosiasi dan bukan pertempuran.
"Distrik-distrik yang telah jatuh ke tangan kami dan pasukan militer yang telah bergabung dengan kami adalah melalui mediasi rakyat, melalui pembicaraan," ujarnya.
"Mereka (tidak jatuh) melalui pertempuran...akan sangat sulit bagi kami untuk merebut 194 distrik hanya dalam delapan minggu," akunya.
"Anda tahu, tidak ada yang tidak menginginkan perang saudara, termasuk saya," tambahnya.
"Saya ingin memperjelas bahwa kami tidak percaya pada monopoli kekuasaan karena setiap pemerintah yang (berusaha) untuk memonopoli kekuasaan di Afghanistan di masa lalu, bukanlah pemerintah yang berhasil," kata Shaheen kepada Associated Press yang dinukil Newsweek, Sabtu (24/7/2021).
"Jadi kami tidak ingin mengulangi formula yang sama," tegasnya.
Dia mengatakan Taliban saat ini tidak memiliki rencana untuk melakukan serangan militer di Kabul mengingat sebagian besar keberhasilan teritorial mereka datang dari negosiasi dan bukan pertempuran.
"Distrik-distrik yang telah jatuh ke tangan kami dan pasukan militer yang telah bergabung dengan kami adalah melalui mediasi rakyat, melalui pembicaraan," ujarnya.
"Mereka (tidak jatuh) melalui pertempuran...akan sangat sulit bagi kami untuk merebut 194 distrik hanya dalam delapan minggu," akunya.
"Anda tahu, tidak ada yang tidak menginginkan perang saudara, termasuk saya," tambahnya.
Lihat Juga :