Serangan Kian Hebat, Taliban Klaim Kuasai 90% Perbatasan Afghanistan

Jum'at, 23 Juli 2021 - 13:47 WIB
loading...
A A A
Komentar Jenderal Mark A Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, menggemakan laporan yang meningkat dari lapangan di Afghanistan. Tapi penjelasannya tentang keuntungan Taliban baru-baru ini menegaskan intinya.

“Ada kemungkinan pengambilalihan [oleh] Taliban sepenuhnya, atau kemungkinan sejumlah skenario lain,” kata Milley. "Saya tidak berpikir permainan akhir belum ditulis."

“Momentum strategis tampaknya mirip dengan Taliban,” katanya. “Jelas ada narasi di luar sana bahwa Taliban menang. Faktanya, mereka menyebarkan kemenangan yang tak terelakkan atas nama mereka.”

Namun Milley, yang tampil bersama Menteri Pertahanan Lloyd Austin dalam konferensi pers bersama pertama mereka sejak 6 Mei, berusaha meyakinkan pemerintah Afghanistan bahwa Amerika Serikat akan terus memberikan bantuan kemanusiaan dan keamanan dari jauh.

Baik Milley dan Austin meletakkan tanggung jawab atas nasib negara itu pada warga Afghanistan dan para pemimpin mereka, bukan pada pemerintahan Joe Biden. Austin mengatakan bahwa serangan udara AS setelah 31 Agustus, batas waktu penarikan militer, akan disediakan untuk al-Qaeda dan target teroris lainnya, bukan gerilyawan Taliban yang menyerang pasukan Afghanistan.

“Ini akan menjadi ujian bagi kemauan dan kepemimpinan rakyat Afghanistan, pasukan keamanan Afghanistan dan pemerintah Afghanistan,” kata Milley seperti dikutip AFP.

Menanggapi serangan Taliban, ratusan tentara Afghanistan telah menyerah, menyerahkan peralatan yang dipasok AS dan melarikan diri, terkadang ke negara-negara tetangga. Serangan balik pemerintah Afghanistan memiliki keberhasilan yang terbatas.

Di Washington, DPR AS memberikan suara sangat besar pada hari Kamis untuk mengizinkan ribuan lagi warga Afghanistan yang bekerja bersama Amerika dalam perang Afghanistan untuk dievakuasi, dengan alasan urgensi melindungi sekutu di lapangan dari pembalasan Taliban saat penarikan militer AS memasuki finalnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Memperkuat Komunikasi...
Memperkuat Komunikasi Partisipatif Koperasi Untuk Ekonomi Kerakyatan
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Infografis
3 Alasan Taliban Afghanistan...
3 Alasan Taliban Afghanistan Sangat Siap untuk Serang Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved