Trump Ancam Tutup Media Sosial usai Twitter Cek Fakta Tweet-nya
Kamis, 28 Mei 2020 - 02:33 WIB
loading...
A
A
A
Trump menjawab di Twitter, menuduh platform media sosial itu ikut campur dalam Pemilihan Presiden 2020. "Sebagai presiden, saya tidak akan membiarkan ini terjadi," katanya, seperti dikutip AP, Kamis (28/5/2020).
Manajer kampanye 2020-nya, Brad Parscale, mengatakan bias politik jelas datang dari pihak Twitter. "Ini telah memimpin kampanye untuk menarik semua iklan kami dari Twitter bulan lalu," katanya. Twitter telah melarang semua iklan politik sejak November lalu.
Trump tidak menjelaskan ancamannya secara lebih rinci pada hari Rabu. Tetapi beberapa sekutu Trump, yang menuduh pihak perusahaan teknologi bertindak bias, mempertanyakan apakah platform seperti Twitter dan Facebook harus terus menikmati perlindungan tanggung jawab sebagai "platform" di bawah hukum federal atau diperlakukan lebih seperti penerbit, yang dapat menghadapi tuntutan hukum.
"Teknologi besar mendapat bantuan besar dari pemerintah federal," kata Senator Republik, Josh Hawley, kepada Fox News.
"Mereka mendapatkan kekebalan khusus ini, kekebalan khusus ini dari tuntutan dan dari kewajiban yang bernilai miliaran dolar bagi mereka setiap tahun. Mengapa mereka mendapat subsidi dari pembayar pajak federal untuk menyensor konservatif, menyensor orang yang kritis terhadap China?," ujarnya.
Manajer kampanye 2020-nya, Brad Parscale, mengatakan bias politik jelas datang dari pihak Twitter. "Ini telah memimpin kampanye untuk menarik semua iklan kami dari Twitter bulan lalu," katanya. Twitter telah melarang semua iklan politik sejak November lalu.
Trump tidak menjelaskan ancamannya secara lebih rinci pada hari Rabu. Tetapi beberapa sekutu Trump, yang menuduh pihak perusahaan teknologi bertindak bias, mempertanyakan apakah platform seperti Twitter dan Facebook harus terus menikmati perlindungan tanggung jawab sebagai "platform" di bawah hukum federal atau diperlakukan lebih seperti penerbit, yang dapat menghadapi tuntutan hukum.
"Teknologi besar mendapat bantuan besar dari pemerintah federal," kata Senator Republik, Josh Hawley, kepada Fox News.
"Mereka mendapatkan kekebalan khusus ini, kekebalan khusus ini dari tuntutan dan dari kewajiban yang bernilai miliaran dolar bagi mereka setiap tahun. Mengapa mereka mendapat subsidi dari pembayar pajak federal untuk menyensor konservatif, menyensor orang yang kritis terhadap China?," ujarnya.
(min)
Lihat Juga :