Diduga Agen UEA, Ketua Pelantikan Donald Trump Ditangkap

Rabu, 21 Juli 2021 - 17:39 WIB
loading...
A A A
Jaksa telah meminta agar dia tetap berada di balik jeruji besi sampai sidang jaminan penuh di New York, mengutip kekayaannya, akses ke jet pribadi, dan hubungan mendalam dan lama terdakwa dengan negara-negara yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Amerika Serikat, yaitu Arab Saudi, Lebanon, dan UEA.

Jaksa mengatakan dalam pengajuan pengadilan bahwa Barrack memberi pejabat pemerintah UEA informasi sensitif non-publik tentang perkembangan dalam Administrasi, termasuk informasi tentang posisi beberapa pejabat senior pemerintah Amerika Serikat sehubungan dengan blokade Qatar yang dilakukan oleh UEA dan negara-negara Timur Tengah lainnya.

Mereka juga menuduh bahwa Barrack tidak hanya bekerja sesuai arahan kepemimpinan UEA, tetapi dia juga bertemu dan membantu para pemimpin senior KSA (Kerajaan Arab Saudi), sekutu dekat UEA.

Baca juga: Trump Sebut Biden Lancarkan Serangan Habis-habisan Terhadap Nilai-nilai Amerika

Jaksa mengatakan kasus mereka kuat, dan kegiatan Barrack selama periode waktu yang relevan sangat didokumentasikan dan dikuatkan dalam ribuan email, pesan teks, catatan iCloud, catatan penerbangan, catatan media sosial, foto, rekaman video, dan jenis bukti lainnya, semuanya menangkap persetujuannya untuk mengambil arahan dari pejabat pemerintah UEA, aktivitasnya atas nama mereka, dan komunikasinya dengan pejabat pemerintah UEA itu dan rekan konspiratornya.

Surat dakwaan itu mengatakan Barrack ditanyai tentang permintaan pejabat UEA oleh FBI pada 2019, dan bahwa dia mengatakan kepada agen bahwa UEA tidak pernah meminta apa pun yang terkait dengan pemerintahan Trump.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
AS Incar Tuan Rumah...
AS Incar Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub 2029
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
Pakar Intelijen Ingatkan...
Pakar Intelijen Ingatkan Semua Lembaga Hormati Proses Hukum
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
Format Baru FIFA Bikin...
Format Baru FIFA Bikin Jalan Argentina Lebih Mulus di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved