Boris Johnson Terabas Aturan Karantina Covid-19 Inggris

Senin, 19 Juli 2021 - 03:45 WIB
loading...
A A A
"Kedua orang tersebut hanya akan melakukan urusan penting pemerintah selama periode ini," kata pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (19/7/2021).

Jonathan Ashworth, juru bicara kesehatan untuk Partai Buruh, yang merupakan oposisi, mengatakan banyak orang akan marah karena ada jalur khusus "VIP" untuk menghindari isolasi diri.

"Mendengar bahwa ada aturan khusus, aturan eksklusif, untuk Boris Johnson dan Rishi Sunak, mereka akan mengatakan bahwa ini terlihat seperti satu aturan untuk mereka dan sesuatu yang lain untuk kita semua," katanya. Baca juga: Sehari Jelang Pembatasan Dicabut, Menkes Inggris Dinyatakan Positif Covid-19

Inggris sendiri merupakan salah satu negara Eropa dengan kasus Covid-19 yang terbilang sangat tinggi. Pada akhir pekan, tercatat terdapat54.674 infeksi Covid-19, di mana angka tersebut hampir mendekati puncak infeksi Inggris pada Januari lalu.

Meski demikian, ini tidak menyurutkan niat Inggris untuk mencabut pembatasan, dengan mengutip alasan program vaksinasi mereka berjalan lancar. Menurut data terbaru lebih dari 46 juta orang telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin, hampir 90 persen dari populasi negara itu. Di mana 35 juta diantaranya telah menerima dosis kedua vaksin Covid-19.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
PM Israel Netanyahu:...
PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!
Rekomendasi
Hasil Piala AFF Wanita...
Hasil Piala AFF Wanita 2026: Timnas Indonesia Sikat Timor Leste 2-0 di Laga Pembuka
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
Berita Terkini
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved