Korban Tewas Kebakaran RS COVID Tembus 92 Jiwa, Warga Irak Marah
Selasa, 13 Juli 2021 - 23:22 WIB
loading...
A
A
A
Ini adalah tragedi kedua di Irak dalam tiga bulan terakhir. Pada bulan April, kebakaran serupa terjadi di rumah sakit COVID-19 Baghdad menewaskan sedikitnya 82 orang dan melukai 110 lainnya.
Baca juga: Korban Tewas Kebakaran di RS Covid Irak Meningkat Tajam
Kepala Komisi Hak Asasi Manusia semi-resmi Irak mengatakan kebakaran itu menunjukkan betapa tidak efektifnya langkah-langkah keamanan dalam sistem kesehatan yang dilumpuhkan oleh perang dan sanksi.
"Mengulangi insiden tragis seperti itu beberapa bulan kemudian berarti masih belum ada tindakan (yang memadai) yang diambil untuk mencegahnya," kata Ali Bayati.
Kantor Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi, mengatakan manajer kesehatan dan pertahanan sipil di kota dan manajer rumah sakit telah diskors dan ditangkap atas perintah al-Kadhimi.
Menurut sebuah pernyataan penyelidik pemerintah tiba di Nassiriya pada hari Selasa. "Temuan mereka akan diumumkan dalam waktu seminggu," kata kantor Kadhimi yang juga menyerukan berkabung nasional.
Pengadilan Nassiriya mengatakan telah memerintahkan penangkapan 13 pejabat lokal sehubungan dengan kebakaran tersebut.
Presiden Barham Salih di Twitter mengatakan kedua kebakaran itu adalah hasil dari korupsi endemik dan salah urus yang mengabaikan kehidupan rakyat Irak.
Baca juga: Korban Tewas Kebakaran di RS Covid Irak Meningkat Tajam
Kepala Komisi Hak Asasi Manusia semi-resmi Irak mengatakan kebakaran itu menunjukkan betapa tidak efektifnya langkah-langkah keamanan dalam sistem kesehatan yang dilumpuhkan oleh perang dan sanksi.
"Mengulangi insiden tragis seperti itu beberapa bulan kemudian berarti masih belum ada tindakan (yang memadai) yang diambil untuk mencegahnya," kata Ali Bayati.
Kantor Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi, mengatakan manajer kesehatan dan pertahanan sipil di kota dan manajer rumah sakit telah diskors dan ditangkap atas perintah al-Kadhimi.
Menurut sebuah pernyataan penyelidik pemerintah tiba di Nassiriya pada hari Selasa. "Temuan mereka akan diumumkan dalam waktu seminggu," kata kantor Kadhimi yang juga menyerukan berkabung nasional.
Pengadilan Nassiriya mengatakan telah memerintahkan penangkapan 13 pejabat lokal sehubungan dengan kebakaran tersebut.
Presiden Barham Salih di Twitter mengatakan kedua kebakaran itu adalah hasil dari korupsi endemik dan salah urus yang mengabaikan kehidupan rakyat Irak.
(ian)
Lihat Juga :