Rudal Jelajah BrahMos India Gagal Diuji Tembak, Baru Melesat Sudah Jatuh

loading...
Rudal Jelajah BrahMos India Gagal Diuji Tembak, Baru Melesat Sudah Jatuh
Beberapa rudal BrahMos saat dipamerkan militer India. Foto/REUTERS
NEW DELHI - Rudal jelajah supersonik BrahMos gagal selama uji tembak yang dilakukan di lepas pantai Odisha, India , pada hari Senin. Misil itu jatuh sesaat setelah lepas landas.

Misil BrahMos sangat jarang mengalami kegagalan dalam uji tembak. Insiden ini sedang diselidiki otoritas pertahanan setempat.

Baca juga: Seorang Miliarder Israel Didakwa Sekongkol dengan Agen Intelijen Iran

Versi rudal jelajah yang gagal diuji tembak itu diklaim memiliki kemampuan untuk menghantam target hingga 450 kilometer.



“Rudal itu jatuh tidak lama setelah peluncuran pagi ini. Alasan kegagalan akan dianalisis oleh tim gabungan ilmuwan dari Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan dan perusahaan kedirgantaraan BrahMos,” kata sumber yang mengetahui kegagalan uji tembak misil tersebut kepada Asian News International (ANI), Selasa (13/7/2021).

Sumber tersebut mengatakan kegagalan uji tembak rudal jelajah supersonik itu diduga karena masalah dengan sistem propulsi. Kendati demikian, tetapi penyebab pastinya akan diketahui hanya setelah analisis lengkap dari tes tersebut.

Rudal jelajah supersonik BrahMos sebelumnya digunakan untuk menjangkau target di bawah 300 km, tetapi sekarang akan digunakan untuk menyerang target pada jarak yang lebih jauh dengan kecepatan supersonik.

Baca juga: Pasangan Ini Bulan Madu di Kota Nudis Terbesar di Dunia, Belanja dan Makan Pun Telanjang

Sejumlah versi lain dari rudal jelajah supersonik sebelumnya dikembangkan oleh BrahMos Aerospace di bawah usaha patungan antara Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India dan NPO Mashinostroeyenia (NPOM) Rusia.

Rudal jelajah supersonik BrahMos mendapatkan namanya dari dua sungai, Brahmaputra di India dan Moskva di Rusia.
(min)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top