Analis: Setelah Tinggalkan Afghanistan, AS Lirik Asia Tengah

Minggu, 11 Juli 2021 - 23:52 WIB
loading...
A A A
Menteri Luar Negeri Uzbekistan dan Tajikistan baru-baru ini diundang ke Washington untuk berkonsultasi guna merumuskan rencana cadangan yang dapat memungkinkan AS untuk mengandalkan kedua negara ini dalam keadaan darurat apa pun.

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken mengadakan pertemuan terpisah dengan Menteri Luar Negeri Uzbekistan, Abdul Aziz Komilov dan Menteri Luar Negeri Tajikistan, Sirojiddin Muhriddin.

Pusat diskusi adalah untuk mengeksplorasi unsur-unsur kerja sama aktif untuk mengatasi situasi di Afghanistan setelah penarikan penuh pasukan.

Muhriddin menggambarkan Afghanistan sebagai masalah paling penting, yang dia kaitkan langsung dengan perang melawan terorisme, ekstremisme, perdagangan narkoba, dan tantangan regional penting lainnya.

Baca: Tentara AS Hengkang, Afghanistan Minta Bantuan Rusia, China dan India

Sedangkan Komilov menyatakan bahwa Uzbekistan memberikan perhatian serius terhadap situasi yang berkembang di wilayah tersebut. Dia mengatakan dia mengeksplorasi bagaimana situasi ini akan berdampak pada masa depan hubungan bilateral Uzbekistan dengan AS.

Menurut anailis yang berbasis di Inggris, Zaki Shaikh, AS sedang melakukan diplomasi aktif dengan tetangga terdekat Afghanistan di Asia Tengah untuk menyatukan pemahaman bahwa setiap negara perlu berkontribusi untuk menstabilkan kawasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Berita Terkini
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved