Polisi dan Gengster Baku Tembak, Jalanan di Caracas Jadi Zona Perang
Jum'at, 09 Juli 2021 - 06:13 WIB
loading...
A
A
A
Sejak Januari, geng-geng dari barrio Cota 905 telah mencoba memperluas wilayah mereka ke daerah-daerah terdekat termasuk La Vega.
“Kami belum menjalankan dapur dengan kapasitas penuh sejak Januari karena baku tembak hampir setiap hari,” kata Amelia Flores (58) yang mengelola dua dapur umum, terutama untuk anak-anak, di daerah tersebut.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi dalam 24 jam terakhir situasinya meledak dan anak-anak trauma,” imbuhnya.
Seorang aktivis hak asasi manusia yang berbasis di salah satu lingkungan yang terkena dampak mengatakan gengster ingin menguasai salah satu koridor utama yang menghubungkan ibukota dengan bagian barat negara itu.
“Ini adalah konflik yang sama selama berbulan-bulan,” kata aktivis itu, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
Baca juga: Mengenal 5 Wanita Pemimpin Geng Penjahat Tersadis di Dunia
Pengamat mengatakan geng-geng di Cota 905 telah dapat beroperasi dengan mudah karena telah menjadi zona larangan bagi pasukan keamanan karena perjanjian dengan pemerintah untuk mengurangi kekerasan. Para ahli mengatakan geng mengambil kesempatan untuk memperoleh senjata kelas militer seperti peluncur granat, senjata serbu, dan drone.
“Kami belum menjalankan dapur dengan kapasitas penuh sejak Januari karena baku tembak hampir setiap hari,” kata Amelia Flores (58) yang mengelola dua dapur umum, terutama untuk anak-anak, di daerah tersebut.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi dalam 24 jam terakhir situasinya meledak dan anak-anak trauma,” imbuhnya.
Seorang aktivis hak asasi manusia yang berbasis di salah satu lingkungan yang terkena dampak mengatakan gengster ingin menguasai salah satu koridor utama yang menghubungkan ibukota dengan bagian barat negara itu.
“Ini adalah konflik yang sama selama berbulan-bulan,” kata aktivis itu, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
Baca juga: Mengenal 5 Wanita Pemimpin Geng Penjahat Tersadis di Dunia
Pengamat mengatakan geng-geng di Cota 905 telah dapat beroperasi dengan mudah karena telah menjadi zona larangan bagi pasukan keamanan karena perjanjian dengan pemerintah untuk mengurangi kekerasan. Para ahli mengatakan geng mengambil kesempatan untuk memperoleh senjata kelas militer seperti peluncur granat, senjata serbu, dan drone.
Lihat Juga :