Tinggalkan Bagram Tanpa Pesan di Pagi Buta, Ini Pembelaan Pentagon

Rabu, 07 Juli 2021 - 14:25 WIB
loading...
Tinggalkan Bagram Tanpa...
Pentagon membela penarikan pasukan AS dari pangkalan udaran Bagram di Afghanistan tanpa pesan di pagi buta. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Pentagon memberikan pembelaan atas kepergiantentara Amerika Serikat (AS) dari pangkalan undara Bagram di Afghanistan .

Sebelumnya dilaporkan bahwa tentara AS meninggalkan Bagram tanpa pesan di pagi buta. Mereka mematikan listrik, tanpa mengoordinasikan penyerahan dan untuk sementara meninggalkan pangkalan itu kepada para penjarah.

Menanggapi laporan itu, sekretaris pers Pentagon John Kirby mengatakan dia telah melihat laporan pers tetapi bersikeras ada koordinasi dengan para pemimpin Afghanistan, baik di pemerintahan, maupun di pasukan keamanan Afghanistan, tentang penyerahan.

"Seperti yang Anda ketahui, itu adalah pangkalan ketujuh dan terakhir yang kami serahkan kepada Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan. Anda tidak melakukannya dalam ruang hampa, dan ini tidak dilakukan dalam ruang hampa," kata Kirby kepada wartawan di Pentagon seperti dikutip dari The Hill, Rabu (7/7/2021).

Dia menambahkan bahwa sementara dia tidak dapat berbicara untuk tingkat informasi yang turun ke rantai komando Afghanistan, para pemimpin Afghanistan, sipil dan militer, dikoordinasikan dengan tepat dan diberi pengarahan tentang perpenyerahan pangkalan, termasuk fasilitas walk-through dengan pemimpin senior Afghanistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved