Unjuk Kekuatan, Helikopter Tempur Rusia Tembakkan Rudal di Perbatasan Afghanistan

Rabu, 07 Juli 2021 - 03:01 WIB
loading...
Unjuk Kekuatan, Helikopter...
Helikopter tempur Rusia mengirimkan pasukan dalam latihan militer. Foto/anews
A A A
DUSHANBE - Helikopter tempur Rusia yang berbasis di Tajikistan menembakkan rudal udara-ke-permukaan selama latihan militer pada Selasa (6/7).

Aksi Rusia itu bertepatan saat Moskow mengatakan pasukannya di negara Asia Tengah itu dilengkapi sepenuhnya untuk membantu mengamankan perbatasan dengan Afghanistan.

Presiden Tajikistan Emomali Rakhmon pada Senin memerintahkan mobilisasi 20.000 tentara cadangan untuk memperkuat perbatasan dengan Afghanistan setelah lebih dari 1.000 personel keamanan Afghanistan melarikan diri melintasi perbatasan sebagai tanggapan atas pergerakan gerilyawan Taliban.

Baca juga: Cengkeraman Taliban Meluas, 1.000 Tentara Afghanistan Kabur ke Tajikistan

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada Rakhmon pada Senin bahwa Moskow akan membantu bekas republik Soviet yang miskin itu menghadapi dampak keluarnya NATO dari negara tetangga Afghanistan.

Baca juga: Jenderal Afghanistan: Pasukan AS Tinggalkan Bagram Tanpa Pesan

Rusia mengoperasikan salah satu pangkalan militer terbesarnya di luar negeri di Tajikistan yang dilengkapi dengan tank, helikopter, drone, dan pesawat serang darat.

Baca juga: Lavrov Sebut Rusia dan Indonesia Tengah Jajaki Kerjasama Keamanan Siber

“Moskow akan membantu menstabilkan perbatasan dengan Afghanistan jika diperlukan, baik secara langsung maupun melalui blok keamanan regional,” papar pernyataan Kremlin.

Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Andrei Rudenko mengulangi janji itu pada Senin dengan mengatakan tampaknya Taliban sekarang mengendalikan sebagian besar perbatasan di sisi Afghanistan.

“Situasi di sana agak tegang karena menurut beberapa sumber, hingga 70% perbatasan Tajikistan-Afghanistan sekarang dikuasai Taliban,” ungkap Rudenko.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan dua helikopter serang MI-24 dan dua helikopter angkut militer telah mengambil bagian dalam latihan di Tajikistan di mana rudal terarah telah diluncurkan di lebih dari 15 target darat.

Latihan itu mensimulasikan serangan terhadap kelompok bersenjata ilegal bersama dengan konvoi mobil, titik api musuh, dan gudang senjata.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved