Korban Tewas Kecelakan Pesawat AU Filipina Melonjak Hampir Dua Kali Lipat
Senin, 05 Juli 2021 - 04:29 WIB
loading...
Militer Filipina mengatakan, sejauh ini 45 orang dinyatakan meninggal, dari sebelumnya 29 orang, dalam kecelakaan itu. Foto/REUTERS
A
A
A
MANILA - Korban tewas kecelakaan pesawatHercules C-130 milik Angkatan Udara (AU) Fillipina melonjak hampir dua kali. Militer Filipina mengatakan, sejauh ini 45 orang dinyatakan meninggal, dari sebelumnya 29 orang, dalam kecelakaan itu.
KomandanSatuan Tugas Gabungan Sulu,William N. Gonzales menuturkan, hingga kini 17 orang masih dinyatakan hilang. Dia berharap mereka yang belum ditemukan, dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
"Ini adalah hari yang menyedihkan, tetapi kita harus tetap berharap," katanya, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (5/7/2021). Baca juga: AS Jual 12 Jet Tempur F-16 dan Banyak Rudal Rp41,8 Triliun ke Filipina
Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana sebelumnya mengatakan, pesawat itu mengangkut 92 orang di dalamnya, termasuk tiga pilot dan lima awak. Sisanya adalah personel militer.
Pesawat Hercules C-130 buatan Lockheed Martin itu sendiri adalah salah satu dari dua pesawat bekas Angkatan UdaraAmerika Serikat(AS) yang diserahkan ke Filipina sebagai bagian dari bantuan militer tahun ini.
KomandanSatuan Tugas Gabungan Sulu,William N. Gonzales menuturkan, hingga kini 17 orang masih dinyatakan hilang. Dia berharap mereka yang belum ditemukan, dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
"Ini adalah hari yang menyedihkan, tetapi kita harus tetap berharap," katanya, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (5/7/2021). Baca juga: AS Jual 12 Jet Tempur F-16 dan Banyak Rudal Rp41,8 Triliun ke Filipina
Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana sebelumnya mengatakan, pesawat itu mengangkut 92 orang di dalamnya, termasuk tiga pilot dan lima awak. Sisanya adalah personel militer.
Pesawat Hercules C-130 buatan Lockheed Martin itu sendiri adalah salah satu dari dua pesawat bekas Angkatan UdaraAmerika Serikat(AS) yang diserahkan ke Filipina sebagai bagian dari bantuan militer tahun ini.
Lihat Juga :