2 Tewas dan 20 Hilang dalam Bencana Tanah Longsor di Jepang
Minggu, 04 Juli 2021 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan Listrik Tokyo pada hari Sabtu mengatakan sekitar 2.800 rumah di Atami dibiarkan tanpa listrik.
Sebagian besar wilayah Jepang saat ini mengalami musim hujan tahunan, yang berlangsung selama beberapa minggu dan sering menyebabkan banjir dan tanah longsor, sehingga pemerintah setempat mengeluarkan perintah evakuasi.
Menurut stasiun televisi NHK, kota yang berjarak sekitar 90 km barat daya Tokyo, mengalami curah hujan 313mm hanya dalam 48 jam hingga Sabtu atau lebih tinggi dari total rata-rata bulanan untuk Juli yang mencapai 242,5mm.
Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim mengintensifkan fenomena ini karena atmosfer yang lebih hangat menampung lebih banyak air, menghasilkan curah hujan yang lebih tinggi.
Baca juga: Berikan Bantuan Vaksin Astra Zeneca, Jepang: Bukti Persahabatan Kedua Negara
Perdana Menteri Yoshihide Suga pada hari Sabtu memperingatkan warga untuk tetap waspada terhadap tanah longsor lebih lanjut yang dipicu oleh hujan.
Pada 2018, lebih dari 200 orang tewas saat banjir dahsyat menggenangi Jepang bagian barat.
Sebagian besar wilayah Jepang saat ini mengalami musim hujan tahunan, yang berlangsung selama beberapa minggu dan sering menyebabkan banjir dan tanah longsor, sehingga pemerintah setempat mengeluarkan perintah evakuasi.
Menurut stasiun televisi NHK, kota yang berjarak sekitar 90 km barat daya Tokyo, mengalami curah hujan 313mm hanya dalam 48 jam hingga Sabtu atau lebih tinggi dari total rata-rata bulanan untuk Juli yang mencapai 242,5mm.
Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim mengintensifkan fenomena ini karena atmosfer yang lebih hangat menampung lebih banyak air, menghasilkan curah hujan yang lebih tinggi.
Baca juga: Berikan Bantuan Vaksin Astra Zeneca, Jepang: Bukti Persahabatan Kedua Negara
Perdana Menteri Yoshihide Suga pada hari Sabtu memperingatkan warga untuk tetap waspada terhadap tanah longsor lebih lanjut yang dipicu oleh hujan.
Pada 2018, lebih dari 200 orang tewas saat banjir dahsyat menggenangi Jepang bagian barat.
(ian)
Lihat Juga :