Prancis Menyangkal Tutup-tutupi Uji Coba Nuklir di Pasifik

Sabtu, 03 Juli 2021 - 10:00 WIB
loading...
Prancis Menyangkal Tutup-tutupi...
Prancis membantah telah menutup-nutupi uji coba nuklir di Pasifik. Foto/Ilustrasi
A A A
PARIS - Pemerintah Prancis membantah menutup-nutupi tingkat radiasi di Pasifik setelah uji coba nuklirnya di wilayah tersebut, ketika pembahasan terkait "warisan" uji coba itu berlangsung di Paris.

Pertemuan dua hari yang diadakan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dimulai pada Kamis menyusul tuduhan baru bahwa pengujian dari tahun 1966 hingga 1996 menyebabkan radiasi atmosfer dan tanah yang tersembunyi.

"Tidak ada yang ditutup-tutupi oleh negara," ucap Genevieve Darrieusseq, menteri pertahanan junior, kepada AFP dalam komentar singkat di sela-sela acara, di mana dia mengesampingkan permintaan maaf resmi dari Prancis seperti dikutip dari France24, Sabtu (3/7/2021).

Pada bulan Maret, situs web investigasi Disclose memicu "gelombang" ketika mengatakan telah menganalisis sekitar 2.000 halaman dokumen militer Prancis yang tidak dirahasiakan tentang hampir 200 tes yang dilakukan di sekitar Polinesia Prancis di daerah Pasifik.

Bekerja dengan pakar statistik dan akademisi dari Universitas Princeton di Amerika Serikat (AS), disimpulkan bahwa pihak berwenang Prancis telah menyembunyikan dampak sebenarnya dari uji coba nuklir terhadap kesehatan orang Polinesia selama lebih dari 50 tahun.

Baca juga: Diduga Sembunyikan Kejahatan Kemanusiaan di Xinjiang, Prancis Selidiki 4 Retail Fashion

Diskusi meja bundar telah dihadiri oleh tiga menteri Prancis, serta Macron sendiri, yang tidak memberikan komentar publik setelah ambil bagian pada hari Kamis lalu.

Edouard Fritch, presiden Polinesia Prancis, sebuah wilayah semi-otonom Prancis, mengatakan Macron telah berjanji untuk membuka arsip militer tentang tes tersebut, permintaan utama dari para sejarawan, dan akan mengunjungi Tahiti pada 25 Juli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Ngeri! Kebakaran Pabrik...
Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas
Rekomendasi
Spanyol Lolos ke Semifinal...
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia 2-1
Pelatih Spanyol Pilih...
Pelatih Spanyol Pilih Hati-hati Tanggapi Kontroversi Wasit Piala Dunia 2026
Spanyol Tantang Prancis...
Spanyol Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Infografis
China Uji Coba Bom Hidrogen...
China Uji Coba Bom Hidrogen Hasilkan Suhu 1.000 Derajat Celsius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved