Manuver 71 Pesawat Termasuk Jet Siluman J-20 Meriahkan Seabad Partai Komunis China
Jum'at, 02 Juli 2021 - 00:03 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu sorotan terbesar dari kinerja udara adalah formasi besar yang belum pernah terjadi sebelumnya dari jet tempur siluman J-20 dan debut kinerja udara Z-8L.
Menurut para pakar, ini menandai jumlah J-20 terbesar di antara semua pertunjukan udaranya, termasuk pertunjukan udara dan parade militer sebelumnya.
Fu mengatakan sebanyak 15 unit J-20 terbang bersama belum pernah terjadi sebelumnya dan menakjubkan untuk dilihat.
"Ini menunjukkan bahwa J-20 menjadi dewasa secara teknologi dan telah memasuki produksi massal, dengan lebih banyak unit mulai menugaskan pesawat," kata Fu.
Menurutnya, mungkin ada beberapa J-20 tambahan yang berfungsi sebagai pengganti yang tidak digunakan untuk kinerja udara, dan juga harus ada lebih banyak J-20 yang tidak berpartisipasi dalam acara tersebut, karena dibutuhkan dalam pelatihan rutin dan misi tempur.
"Dari sini, kita dapat membayangkan bahwa China sekarang memiliki armada J-20 yang cukup besar," paparnya.
Pada tahun 2020, militer AS memiliki lebih dari 500 pesawat tempur siluman termasuk pesawat tempur dan pembom, dengan negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan dan Australia juga mengakuisisi pesawat tempur F-35 yang dikembangkan AS. Sementara China hanya memiliki sekitar 40 jet tempur siluman. Angka tersebut merupkan penghitungan Forbesdalam sebuah laporan pada Juli 2020. Namun, para analis mengatakan angka-angka itu diperkirakan telah meningkat selama tahun lalu.
Menurut para pakar, ini menandai jumlah J-20 terbesar di antara semua pertunjukan udaranya, termasuk pertunjukan udara dan parade militer sebelumnya.
Fu mengatakan sebanyak 15 unit J-20 terbang bersama belum pernah terjadi sebelumnya dan menakjubkan untuk dilihat.
"Ini menunjukkan bahwa J-20 menjadi dewasa secara teknologi dan telah memasuki produksi massal, dengan lebih banyak unit mulai menugaskan pesawat," kata Fu.
Menurutnya, mungkin ada beberapa J-20 tambahan yang berfungsi sebagai pengganti yang tidak digunakan untuk kinerja udara, dan juga harus ada lebih banyak J-20 yang tidak berpartisipasi dalam acara tersebut, karena dibutuhkan dalam pelatihan rutin dan misi tempur.
"Dari sini, kita dapat membayangkan bahwa China sekarang memiliki armada J-20 yang cukup besar," paparnya.
Pada tahun 2020, militer AS memiliki lebih dari 500 pesawat tempur siluman termasuk pesawat tempur dan pembom, dengan negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan dan Australia juga mengakuisisi pesawat tempur F-35 yang dikembangkan AS. Sementara China hanya memiliki sekitar 40 jet tempur siluman. Angka tersebut merupkan penghitungan Forbesdalam sebuah laporan pada Juli 2020. Namun, para analis mengatakan angka-angka itu diperkirakan telah meningkat selama tahun lalu.
(min)
Lihat Juga :